www.larisahomestay.com +62822 4251 9444 pin bbm: 5E48B488
Price Range ≤ Rp. 200.000
294 item(s) found.

Pantai Pangandaran

Pantai Pangandaran

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami : 0822 4251 9444 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Tempat wisata Pangandaran adalah salah satu wisata pantai di Jawa Barat yang terkenal. Pantai Pangandaran selalu menjadi tempat berkumpul banyak wisatawan domestik maupun mancanegara di saat hari-hari libur atau pada momen-momen khusus, seperti pergantian tahun baru dan lebaran. Daya tarik wisata Pangandaran yang berlokasi di Kabupaten Ciamis ini adalah wisata pantai serta beragam kegiatan wisata pantai yang menyenangkan. Selain tergolong wisata berbiaya murah, Pantai Pangandaran sangat mudah diakses dengan ragam transportasi yang ada.

Sekilas wisata Pantai Pangandaran

Kawasan wisata Pantai Pangandaran termasuk salah satu destinasi wisata terpopuler bagi masyarakat Jawa Barat pada khususnya. Di Pantai Pangandaran, banyak warga menghabiskan waktu liburannya bersama dengan keluarga, kerabat, teman-teman, hingga pasangannya masing-masing. Tempat wisata Pangandaran juga menjadi salah satu tempat wisata anak-anak yang digemari, tak jarang begitu banyaknya keluarga yang memilih agenda wisata ke Pantai Pangandaran ketika liburan sekolah dan hari libur lainnya. Jawa Barat sebagai salah satu provinsi berpenduduk terbesar di Indonesia merupakan penyumbang utama jumlah wisatawan yang datang ke pantai ini. Selain itu, wisata Pantai Pangandaran juga merupakan destinasi favorit bagi sebagian wisatawan luar negeri. Sudah menjadi kebiasaan di saat menjelang pergantian tahun, wisata Pantai Pangandaran ini selalu padat dengan hadirnya banyak wisatawan.

Beberapa tujuan alternatif wisata pantai lainnya yang dapat Anda pilih dalam agenda wisata Anda, misalnya adalah wisata Pantai Parangtritis di Jogja atau Pantai Anyer di Banten.

Tempat wisata di Pangandaran

Apa saja tempat wisata di Pangandaran yang menarik untuk dikunjungi? Berikut ini adalah sejumlah objek wisata di Pangandaran yang dapat Anda pilih. Beberapa di antara objek wisata Pangandaran ini telah populer di antara para wisatawan dunia.

 Pantai Pangandaran

Tentu saja Pantai Pangandaran  adalah objek wisata terkenal di daerah Ciamis ini. Pantai Pangandaran adalah tujuan wisata yang telah menjadi primadona bagi masyarakat Jawa Barat. Salah satu tempat wisata terpopuler di Jawa Barat ini memiliki beragam kegiatan wisata pantai yang menyenangkan, diantaranya adalah berenang, perahu pesiar, memancing, berkeliling dengan sepeda, para sailing, jet ski, dan sebagainya. Pantai Pangandaran memikiki air yang jernih dan bersih. Selain itu, pantai ini juga memiliki rentang waktu yang relatif lama antara kondisi air laut pasang dan kondisi surut. Oleh karenanya, berenang menjadi pilihan aktivitas wisata yang aman di pantai ini. Maka dari itu, wisata Pantai Pangandaran ini menjadi tempat berenang favorit bagi banyak keluarga dan anak-anak.

Pada setiap medio Juni atau Juli, di Pantai Pangandaran selalu rutin terselenggara acara internasion, yakni Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival). Sebagai salah satu destinasi wisatawan mancanegara, Pantai Pangandaran di Ciamis ini telah memiliki dukungan infrastruktur dan fasilitas publik yang lengkap. Tempat parkir kendaraan di pantai ini tergolong luas. Tersedia juga hotel-hotel dan penginapan di Pantai Pangandaran dengan harga bervariasi, dari murah hingga mahal. Juga, tersedia bioskop, diskotik, bumi perkemahan, parasailing, jetski, layanan postel dan money changer, dan lain-lain.

detail

Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran

Sore... Liburan ke Jogja Hemat Ga Bikin Kantong Jebol! stay at Larisa Homestay saja 2.8km dari bandara akses kemana mana mudah Free WIFI, Breakfast, Sepeda 

Open slot buat Idul Fitri Booking sekarang harga lebih murah!
Kalo dadakan sudah 2x lipat bpk/ibu/kakak/adik/om/tante

Cek review kita di www.larisahomestay.com Book now!

Datang ke Pantai Ngrenehan dan menikmati ikan bakarnya belum lengkap kalau tak mampir di pantai sebelahnya, Ngobaran. Letak pantai yang bertebing tinggi ini hanya kurang lebih dua kilometer dari Pantai Ngrenehan. Tak jauh bukan? Penduduk Pantai Ngrenehan saja sering membicarakan dan mampir ke Pantai Ngobaran, mengapa anda tidak?

Ngobaran merupakan pantai yang cukup eksotik. Kalau air surut, anda bisa melihat hamparan alga (rumput laut) baik yang berwarna hijau maupun coklat. Jika dilihat dari atas, hamparan alga yang tumbuh di sela-sela karang tampak seperti sawah di wilayah padat penduduk. Puluhan jenis binatang laut juga terdapat di sela-sela karang, mulai dari landak laut, bintang laut, hingga golongan kerang-kerangan.

Tapi yang tak terdapat di pantai lain adalah pesona budayanya, mulai dari bangunan hingga makanan penduduk setempat. Satu diantaranya yang menarik adalah adanya tempat ibadah untuk empat agama atau kepercayaan berdiri berdekatan. Apakah itu bentuk multikulturalisme? Siapa tahu.

Bangunan yang paling jelas terlihat adalah tempat ibadah semacam pura dengan patung-patung dewa berwarna putih. Tempat peribadatan itu didirikan tahun 2003 untuk memperingati kehadiran Brawijaya V, salah satu keturunan raja Majapahit, di Ngobaran. Orang yang beribadah di tempat ini adalah penganut kepercayaan Kejawan (bukan Kejawen lho). Nama "Kejawan" menurut cerita berasal dari nama salah satu putra Brawijaya V, yaitu Bondhan Kejawan. Pembangun tempat peribadatan ini mengaku sebagai keturunan Brawijaya V dan menunjuk salah satu warga untuk menjaga tempat ini.

Berjalan ke arah kiri dari tempat peribadatan tersebut, Anda akan menemui sebuah Joglo yang digunakan untuk tempat peribadatan pengikut Kejawen. Saat kami berkunjung ke tempat ini, beberapa pengikut Kejawen sedang melakukan sembahyangan. Menurut penduduk setempat, kepercayaan Kejawen berbeda dengan Kejawan. Namun mereka sendiri tak begitu mampu menjelaskan perbedaannya.

Bila terus menyusuri jalan setapak yang ada di depan Joglo, anda akan menemukan sebuah kotak batu yang ditumbuhi tanaman kering. Tanaman tersebut dipagari dengan kayu berwarna abu-abu. Titik dimana ranting kering ini tumbuh konon merupakan tempat Brawijaya V berpura-pura membakar diri. Langkah itu ditempuhnya karena Brawijaya V tidak mau berperang melawan anaknya sendiri, Raden Patah (Raja I Demak).

Kebenaran cerita tentang Brawijaya V ini kini banyak diragukan oleh banyak sejarahwan. Sebabnya, jika memang Raden Patah menyerang Brawijaya V maka akan memberi kesan seolah-olah Islam disebarkan dengan cara kekerasan. Banyak sejarahwan beranggapan bahwa bukti sejarah yang ada tak cukup kuat untuk menyatakan bahwa Raden Patah melakukan penyerangan. Selengkapnya bagaimana, mungkin Anda bisa mencari sendiri.

Beberapa meter dari kotak tempat ranting kering tumbuh terdapat pura untuk tempat peribadatan umat Hindu. Tak jelas kapan berdirinya pura tersebut.

Di bagian depan tempat ranting tumbuh terdapat sebuah masjid berukuran kurang lebih 3x4 meter. Bangunan masjid cukup sederhana karena lantainya pun berupa pasir. Seolah menyatu dengan pantainya. Uniknya, jika kebanyakan masjid di Indonesia menghadap ke Barat, masjid ini menghadap ke selatan. Bagian depan tempat imam memimpin sholat terbuka sehingga langsung dapat melihat lautan. Ketika kami menanyakan pada penduduk setempat, tak banyak yang tahu tentang alasannya. Bahkan, penduduk setempat sendiri heran karena yang membangun pun salah satu Kyai terkenal pengikut Nahdatul Ulama yang tinggal di Panggang, Gunung Kidul. Sebagai petunjuk bagi yang akan sholat, penduduk setempat memberi tanda di tembok dengan pensil merah tentang arah kiblat yang sebenarnya.

Setelah puas terheran-heran dengan situs peribadatannya, Anda bisa berjalan turun ke pantai. Kalau datang pagi, maka pengunjung akan menjumpai masyarakat pantai tengah memanen rumput laut untuk dijual kepada tengkulak. Hasilnya lumayan untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka.

Namun, kalau datang sore, biasanya Anda akan menjumpai warga tengah mencari landak laut untuk dijadikan makanan malam harinya. Untuk bisa dimakan, landak laut dikepras dulu durinya hingga rata dan kemudian dipecah menggunakan sabit. Daging yang ada di bagian dalam landak laut kemudioan dicongkel. Biasanya warga mencari landak hanya berbekal ember, saringan kelapa, sabit, dan topi kepala untuk menghindari panas.

Landak laut yang didapat biasanya diberi bumbu berupa garam dan cabe kemudian digoreng. Menurut penduduk, daging landak laut cukup kenyal dan lezat. Sayangnya, tak banyak penduduk yang menjual makanan yang eksotik itu. Tapi kalau mau memesan, coba saja meminta pada salah satu penduduk untuk memasakkan. Siapa tahu, anda juga bisa berbagi ide tentang bagaimana memasak landak laut sehingga warga pantai Ngobaran bisa memakai pengetahuan itu untuk berbisnis meningkatkan taraf kehidupannya.

Lengkap bukan? Dari keindahan pantai, pesona tempat peribadatan hingga hidangan yang menggoda. Mungkin tak ada di tempat lain.

detail

Embung Batara Sriten

Embung Batara Sriten

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0822 4251 9444
- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Embung Sriten diproyeksikan sebagai agrowisata kebun buah diataranya manggis dan kelengkeng di perbukitan Baturagung utara yaitu gunung yang merupakan puncak tertinggi di Gunungkidul atau puncak tugu magir dengan ketinggian sekitar  896 mdpl. Menikmati pesona embung di atas awan dan pemandangan yang luar biasa indah dengan view 360° kawasan persawahan, perkampungan, perbukitan, dan beberapa wilayah di bawahnya seperti Klaten, Rawa Jombor, Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Sleman, Gunungkidul, Yogyakarta dsb. Anda bisa berpindah dari bukit satu ke bukit yang lain dengan berjalan kaki karena beberapa diantaranya berdekatan dan berhubungan.

Saat tulisan ini kami posting, sekitar lokasi Embung Batara Srinten masih dalam tahap pengerjaan, penyempurnaan, dan perbaikan beberapa fasilitas. Jalan masih belum mulus beberapa kilometer sebelum sampai kawasan embung dan menanjak. Mungkin agak ekstrem bagi yang belum mengenali medan. Sebaiknya berhati-hati saat naik dan turun menuju ke atau dari puncak.

Tips Aman Menuju Embung Batara Sriten :

  1. Gunakan sepeda motor bebek bukan matic atau motor khusus pria.
  2. Bila sudah mengenali medan bisa menggunakan mobil spesifikasi khusus seperti 4WD atau offroad.
  3. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama rem harus berfungsi optimal.
  4. Saat jalan menanjak/menurun dan Anda berboncengan, sebaiknya si pembonceng turun dulu dari kendaraan untuk berjalan sementara waktu, baru si pengendara bisa melanjutkan mengendarai kendaraan pelan-pelan. Selanjutnya berboncengan lagi setelah menjumpai jalan datar.
  5. Jangan memaksakan diri naik ke puncak saat kondisi cuaca sedang hujan karena jalan licin.
  6. Bagi Anda yang membawa anak kecil, awasi secara khusus si kecil saat berada di lokasi embung atau puncak tugu. Beberapa area rawan bagi anak-anak tanpa pengawasan, karena berada di ketinggian.


Rute Embung Batara Srinten dari Jogja :
Jogja » Jl. Wonosari » Piyungan » Bukit Patuk atau Bukit Bintang » Pertigaan Sambipitu ke kiri menuju arah Nglipar » Perkebunan Hutan Kayu Putih » Pertigaan sebelum Pasar Nglipar ke kiri » Jalan Nglipar-Ngawen » Kedungpoh » Pertigaan timur Kantor Kepala Desa Pilangrejo tepatnya Jl. Nglipar-Ngawen Km. 6,5 ke kiri » ikuti jalan aspal dan cor blok sambil lihat penunjuk arah ke Embung Batara Sriten dan Perbukitan Baturagung (Puncak Tertinggi Gunungkidul)

detail

Embung Nglanggeran

Embung Nglanggeran

Liburan ke Jogja Hemat Ga Bikin Kantong Jebol! stay at Larisa Homestay saja 2.8km dari bandara akses kemana mana mudah Free WIFI, Breakfast, Sepeda 

Open slot buat Idul Fitri Booking sekarang harga lebih murah!
Kalo dadakan sudah 2x lipat bpk/ibu/kakak/adik/om/tante

Cek review kita di www.larisahomestay.com Book now!

Dengan kami rencana Liburan akan tertata rapii

Tak lengkap rasanya tidak melihat senja di daerah tujuan travelling. Dapat melihat senja yang indah  memang tergantung nasib dan keberuntungan juga lokasi. Jika kalian mengunjungi jogja kalian bisa melihat senja di salah satu tempat menikmati favorit saya, yaitu di Embung Nglanggeran yang letaknya di Padukuhan Nglanggeran Wetan, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta atau lebih tepatnya di kawasan Geopark Gunung Merapi Purba Nglanggeran. Menjadi favorit karena pemandangan sekeliling embung yang juga sangat memanjakan mata karena letak embung berada di atas sebuah bukit di gunung Nglanggeran Embung yang berarti kolam kecil yang dibuat oleh manusia dengan tujuan tertentu. Rencananya pembuatan embung di atas bukit gunung Nglanggeran ini sebagai sumber air untuk mengaliri kebun buah yang akan dibuat di daerah bawah embung tersebut.
Menuju kesana

Untuk mencapai kesana cukup mudah, dari jogja akan menempuh waktu perjalanan selama satu setengah jam dengan motor.  Dari kota jogja melewati jalan raya wonosari menaiki bukit melewati bukit bintang dan akhirnya sampai di perempatan patuk, dari perempatan patuk bisa ambil kiri ke arah daerah Ngoro-oro. Ikuti jalan tersebut melewati daerah Ngoro-oro akan ada banyak tower stasiun TV, setelah itu belok kanan dipertigaan UPT Puskesmas Patuk, ikuti jalan tersebut akan sampai di daerah wisata Gunung Nglanggeran. untuk sampai ke Embung Nglanggeran ikutin papan petunjuk menuju Kebun Buah Nglanggeran yang ada. Bertanyalah pada warga setempat jika ragu dengan jalan yang anda tempuh. Jalan alternatif kedua dari perempatan patuk masih lurus terus sampai menemukan pertigaan jembatan gembyong (jembatan setelah daerah patuk) ambil kiri lalu ikuti jalan tersebut akan ada papan petunjuk jalan menuju gunung Nglanggeran. Untuk dapat menikmati keindahan pemandangan alam di embung Nglanggeran pengunjung ditarik biasa tiket masuk sebesar Rp. 8000.
Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung ke embung nglanggeran ini. Karena cuacanya yang sejuk tidak panas seperti siang hari, kita bisa melihat pemandangan perbukitan karst gunung sewu sekitar embung nglanggeran yang indah. Hal yang ditunggu-tunggu oleh pengunjung saat sore hari adalah pemandangan senjanya. Embung mendadak menjadi berbeda, warna langit senja yang terpantul di permukaan air embung nglanggeran berubah warna, yang hiasanya berwarna seperti putih kental, menjadi kuning kemerahan atau tergantung warna langit saat itu. Saat moment ini banyak pengunjung yang mulai berfoto-foto mengabadikan moment senja. Cobalah naiki bukit di sekitar embung kita bisa melihat senja lebih jelas, bisa melihat pemandangan senja embung nglanggeran dari atas.
Selain akses jalan yang sudah terbilang lumayan, embung Nglanggeran ini juga terdapat lokasi parkir mobil dan motor yang terbilang luas. Ada rumah makan untuk pengunjung yang mulai lapar, ada kamar mandi dan tempat ibadah. Terdapat pula gazebo di bukit atas embung Nglanggeran untuk menikmati embung dari atas. Berikut foto senja yang berhasil saya abadikan, selamat menikmati hehe :)
detail

Ramayana Ballet

Ramayana Ballet

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami : 0822 4251 9444 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Ramayana Ballet adalah seni pertunjukan yang begitu indah, mengagumi dan sulit untuk membandingkan. Kinerja ini mampu menyatukan ragam kesenian Jawa berupa tari, drama dan musik dalam satu panggung dan satu momentum untuk menyuguhkan kisah Ramayana, epos legendaris karya Walmiki yang ditulis dalam bahasa Sanskerta.

Cerita Ramayana yang disajikan dalam kinerja ini mirip dengan yang terukir di Candi Prambanan. Sebagai orang mengatakan, cerita Ramayana yang terukir di candi Hindu paling indah mirip dengan cerita dalam tradisi lisan di India. Cerita panjang dan melelahkan diringkas dalam empat adegan, yaitu penculikan Shinta, misi Anoman ke Alengka, kematian Kumbakarna atau Rahwana, dan pertemuan Rama-Shinta.

Seluruh cerita yang disajikan dalam serangkaian gerakan tari yang dilakukan oleh penari yang indah diiringi musik gamelan. Anda diundang untuk benar-benar terjun ke dalam cerita dan mencermati setiap gerakan para penari untuk mengetahui kasar dari cerita. Tidak ada dialog antara para penari. Satu-satunya pendongeng adalah sinden atau penyanyi wanita yang menggambarkan kasar dari cerita melalui Javanes lagu dengan suara khas nya.

Cerita dimulai ketika Prabu Janaka mengadakan kontes untuk menentukan calon suami untuk Shinta, putrinya yang akhirnya dimenangkan oleh Rama Wijaya. Adegan dilanjutkan dengan petualangan Rama, Shinta dan adik Rama bernama Laksamana di hutan Dandaka. Di sana, mereka bertemu Rawana yang ingin dimiliki Shinta karena ia dianggap sebagai reinkarnasi dari Dewi Widowati, seorang wanita bahwa ia telah mencari panjang.

Dalam rangka untuk menarik perhatian Shinta, Rahwana mengubah salah satu pengikutnya bernama Marica menjadi seekor rusa. Usaha itu berhasil bila Shinta tertarik dan meminta Rama memburunya. Ketika Rama tidak muncul setelah beberapa saat, Laksmana pergi untuk menemukan Rama dan meninggalkan Shinta dirinya dengan melindungi dirinya dengan lingkaran sihir di sekelilingnya agar tak seorang pun akan dapat menculiknya, termasuk Rahwana. Perlindungan gagal untuk menjaga Shinta di tempat karena Rahwana berhasil menculik nya dengan mengubah dirinya menjadi Durna karakter.

Di akhir cerita, Hanoman, putih, monyet kuat berhasil mengambil Shinta dari Rahwana. Ketika ia kembali, namun, Rama tidak percaya dia lagi. Ia menilai Shinta malu. Untuk membuktikan keperawanannya dan kekudusan, Shinta diminta membakar dirinya sendiri. Shinta terbukti kekudusan ketika dia tidak terbakar sama sekali bahkan dia menjadi lebih indah. Akhirnya, Rama diterima sebagai istrinya.

Anda tidak akan kecewa melihat kinerja yang sangat baik ini. Mereka tidak hanya menyiapkan tarian dan musik, tetapi juga pencahayaan yang diatur sedemikian rupa untuk dapat menjelaskan peristiwa-peristiwa tertentu dalam cerita itu. Make up dari para penari tidak hanya membuat mereka cantik tapi mampu menggambarkan karakter mereka melakukan sehingga penonton mudah mengetahui karakter meskipun tidak ada dialog.

Anda akan melihat tidak hanya tarian tetapi juga tindakan menarik seperti permainan bola api dan akrobat. Bola api permainan disajikan ketika Hanoman yang awalnya akan dipecat hidup berubah untuk menjadi sukses dalam pembakaran Alengkadiraja Raya dimiliki oleh Rahwana. Acrobat yang terlihat ketika Hanoman berperang melawan para pengikut Rahwana. Bola api ketika Shinta akan dibakar juga menarik untuk melihat.

Ada dua tempat di mana Yogyakarta Sendratari Ramayana dilakukan. Pertama, di Purawisata Yogyarta yang terletak di Jalan Brigjen Katamso, di sebelah timur Kraton Yogyakarta. Di tempat yang tercatat di Museum Rekor Indonesia pada tahun 2002 untuk melakukan Ramayana balet selama 25 tahun. Tempat lain untuk melihat balet adalah panggung terbuka dan tertutup Trimurti-tahap di kompleks candi Prambanan.

detail

Blue Lagoon Kaliurang

Blue Lagoon Kaliurang

Liburan ke Jogja Hemat Ga Bikin Kantong Jebol! stay at Larisa Homestay saja 2.8km dari bandara akses kemana mana mudah Free WIFI, Breakfast, Sepeda

Open slot buat Idul Fitri Booking sekarang harga lebih murah!
Kalo dadakan sudah 2x lipat bpk/ibu/kakak/adik/om/tante

Cek review kita di www.larisahomestay.com Book now!

Blue Lagoon Jogja • Tirta Budi. Tempat pemandian di Jalan Kaliurang km 13 sleman Yogyakarta ini merupakan satu wisata yang baru populer di tahun 2014. Konon katanya, Blue Lagoon Jogja merupakan salah satu sumber mata air yang muncul dari permukaan tanah di dalam kolam. Apabila Anda melihat ke dalam kolam akan terlihat gelembung-gelembung kecil yang muncul dari permukaan tanah. Hal itu menunjukkan bahwa terdapat air yang terus menerus muncul dari permukaan tanah tersebut. Meskipun Blue Lagoon di Jogja ini sudah lama namun tempat wisata ini mulai tenar dipertengahan tahun 2014. Menurut salah satu warga, tempat ini juga dikenal dengan nama Tirta Budi. Tempat ini ramai pengunjung pada saat hari sabtu, minggu dan juga hari libur lainnya. Biasanya Blue Lagoon ini kebanyakan dikunjungi oleh anak-anak muda yang ingin berenang, foto-foto atau sekedar bermain air. Apabila Anda ingin berkunjung ke tempat ini, sebaiknya Anda berpakaian santai dan menyediakan baju cadangan karena tempat ini merupakan wisata air. Berikut adalah foto-foto Blue Lagoon di Yogyakarta:

Sejarah Blue Lagoon Jogja atau Tirta Budi

Menurut salah satu warga yang tinggal disekitar tempat wisata Blue Lagoon ini, dahulu kala tempat yang lebih dikenal dengan Tirta Budi ini bukanlah tempat wisata yang ramai dikunjungi namun hanya digunakan sebagai tempat bermain air ataupun tempat pemandian oleh warga sekitar. Hal tersebut dikarenakan, tidak banyak yang mengetahui keberadaan tempat pemandian ini. Namun hingga pada suatu saat terdapat salah satu mahasiswa di Jogja yang kos / tinggal di daerah sekitar Tirta Budi. Salah satu warga mengajak mahasiswa tersebut untuk mandi di kolam Tirta Budi. Setelah itu mahasiswa tersebut mengajak teman-teman lainnya untuk mengunjungi Tirta Budi sehingga semakin lama tempat tersebut menjadi ramai oleh pengunjung. Selain itu, menurut salah satu warga sekitar tersebut tempat pemandian ini diubah namanya oleh salah satu kampus di jogja dari Tirta Budi menjadi Blue Lagoon. Tempat ini mulai terkenal dari mulut ke mulut dan menjadi populer setelah beberapa orang memposting foto-foto blue lagoon ini ke internet.

Bule Lagoon atau Tirta Budi ini terletak di Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk lebih mudahnya, sebaiknya Anda menuju jalan kaliurang (Jakal) km 13. Disekitar tersebut Anda akan menemukan perempatan, apabila Anda dari arah kota Jogja menuju jalan kaliurang silahkan belok ke kanan pada perempatan tersebut. Kemudian setelah belok kanan, Anda tinggal jalan lurus terus hingga menemukan Gapura dusun Widodomartani. Tidak terlalu jauh dari situ terdapat pertigaan, silahkan belok ke kanan kemudian setelah beberapa meter Anda akan melihat petunjuk menuju Blue Lagoon Jogja. Apabila Anda masih bingung silahkan bertanya ke pada warga sekitar apabila Anda sudah sampai di Widodomartani. Anda juga dapat melihat melalui google maps.

detail

Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu

Haaiii semua ??? jangan bingung mau liburan kemana, mending ke Yogyakarta aja.

Larisa Homestay menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat lho. Pluuussss FREE WIFI + BREAKFAST+ BIKE RENT... start from 100K
Tunggu apa lagi langsung reservasi aja, Hub kami : 0822 4251 9444/ +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Belum lengkap rasanya kalo ke Jogja belum singgah ke Musem Budaya Jawa ULLEN SENTALU, yang terletak di daerah Kaliurang (Jogja Utara). Selain bisa menikmati sejuknya hawa di lereng Gunung Merapi, alangkah baiknya kita sempatkan sejenak singgah ke sebuah museum yang tertata apik & artistik. Di sana pengunjung diajak mengenal lebih dalam tentang budaya Jawa yang adiluhung.

Museum Ullen Sentalu, terletak di daerah Pakem, Kaliurang (bagian utara kota Yogyakarta) adalah museum yang menampilkan budaya dan kehidupan putri / wanita Keraton Yogyakarta beserta koleksi bermacam-macam batik (baik gaya Yogyakarta maupun Surakarta).

 

Museum ini juga menampilkan tokoh raja-raja (Sultan) di keraton Yogyakarta beserta permaisurinya dengan berbagai macam pakaian yang dikenakan sehari-harinya.

 

Nama Ullen Sentalu merupakan singkatan dari bahasa Jawa: “ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang artinya adalah “Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”. Filsafah ini diambil dari sebuah lampu minyak yang dipergunakan dalam pertunjukkan wayang kulit (blencong) yang merupakan cahaya yang selalu bergerak untuk mengarahkan dan menerangi perjalanan hidup kita.

 

Di Museum Ullen Sentalu, dapat diketahui bagaimana para leluhur Jawa membuat batik yang memiliki arti dan makna yang mendalam di dalam setiap coraknya. Ada juga berbagai sejarah mengenai keadaan budaya Jawa kuno dengan segala aturannya. Keadaan museum yang dibangun dengan baik, mampu membuat pengunjung seperti terserap ke masa Jawa kuno yang mengagumkan.

detail

Abhayagiri Restaurant

Abhayagiri Restaurant

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami : 0822 4251 9444/ +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Makan malam di puncak bukit sambil menikmati pemandangan yang terpampang luas adalah kenikmatan yang sangat luar biasa. Apa lagi di sekeliling terdapat pepohonan hijau yang membuat udara semakin sejuk. Itu adalah pengalaman yang gue rasakan saat pertama kali menikmati makan malam di Abhayagiri Restaurant Jogja.

Perjalanan menuju Abhayagiri Restaurant Jogja terbilang lumayan jauh, kurang lebih 30 menit perjalan menggunakan kendaraan roda dua, perjalanan gue tempuh melalui ringroad utara jogja. Tanpa tahu jalan dan hanya mengandalkan google map guepun menelusuri daerah ringroad timur hingga akhirnya menemukan candi prambanan sebagai patokan untuk menuju lokasi Abhayagiri Restaurant. Dari pinggir jalan raya tidak terlihat panduan untuk menuju lokasi tersebut, gue dan novi disini kembali menggunakan google map untuk menemukan lokasi Abhayagiri Restaurant. Panduan menuju lokasi dapat di temukan setelah gue memasuki wilayah pemukiman warga.

Setiba di lokasi pada saat itu kurang lebih sekitar jam 6 sore. Beberapa pegawai karyawan yang menjaga parkir dengan pakaian jass bewarna cream dengan sigap memandu gue untuk memarkirkan kendaraan. Setelah memarkirkan motor gue tersadar dengan cuaca langit yang membiru dimana membuat gue puas dengan perjalanan yang gue tempuh. Pemandangan yang hijau di sekitar area lokasi Abhayagiri membuat gue terdiam sejenak sembari menikmati udara segar di tengah rimbunan pohon yang di tanam. Keren adalah kata yang gue ucapkan saat melihat lokasi tersebut.

Memasuki ruangan restaurant beberapa pegawai menyambut kami dan mengarahkan kami untuk duduk. Awalnya gue berfikir untuk duduk di pinggiran bangunan tapi sayang sekali saat itu Abhayagiri Restaurant sedang penuh sehingga gue hanya dapat duduk di dekat kolam renang restaurant.

Setelah memilih tempat duduk di pinggiran kolam akhirnya gue memesan beberapa makanan yang terdapat pada menu. Menu yang gue coba yaitu Apple Crumble dan Nasi Campur, sedangkan novi memesan Archila Churros dan Beef BlackPaper. Kami berdua sengaja memesan menu yang unik untuk mencoba rasa dari restaurant tersebut. Kurang lebih sekitar 20 menit pesanan yang kami pesan pun di hidangkan di atas meja untuk Archila Churros dan Apple Crumble sengaja kami pilih keluarkan belakangan setelah makan.

detail

Sukses SBMPTN ^_^

Sukses SBMPTN ^_^

Bagi yang ingin melanjutkan sekolah tinggi atau perguruan tinggi anda bisa mendaftar di Kampus Yogyakarta

Ada banyak pilihan kampus baik yang negeri atau pun swasta

Jika anda masih bingung mau daftar dikampus mana kami banyak pilihan antara lain:

UNIVERSITAS


1.     Universitas Gajah Mada
Bulak Sumur Yogyakarta 55281
Telp. 0274-6491936
Fax. 0274-6491936
Email: webugm@ugm.ac.id
Website: http://www.ugm.ac.id/
2.     Universitas Negeri Yogyakarta
Kompleks Karangmalang
Telp. 0274-586168
Email: webmaster@uny.ac.id
Website: http://uny.ac.id/
3.     Universitas Islam Indonesia
Jl. Cik Ditiro No.1
Telp. +62 274 898444
Fax. +62 274 898459
Email: info@uii.ac.id
Website: http://www.uii.ac.id/
4.     Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa
Jl. Kusumanegara 157, Yogyakarta
Telp. (0274) 562 265, 547 042, 510 062
Fax. (0274) 547 042
info@ustjogja.ac.id
Website: http://ustjogja.ac.id/
5.     Universitas Janabadra
Jl. Tentara Rakyat Mataram  55 - 57, Yogyakarta
Telp. (0274) 561039
Email : info@staff.janabadra.ac.id
Website: http://janabadra.ac.id/
6.     Universitas Proklamasi ‘45
Jl. Proklamasi 1 Babarsari, Depok, Sleman
Telp. 0274-485 535,  0274-485 517
Fax. (0274) 486 008
Email : up45@indosat.net.id
Website: http://up45.ac.id/
7.     Universitas Atmajaya
Jl. Babarsari No. 44 Sleman, Yogyakarta 55281
Telp. +62-274-487711 ext 2217, 2224
Fax. 0274-487748
Email: khsp@mail.uajy.ac.id
Website: http://www.uajy.ac.id/
8.     Universitas Cokroaminoto
Jl. Perintis Kemerdekaan, Gambiran, Yogyakarta
Telp. 0274-372274, 378417
9.     Universitas Muhammadiah Yogyakarta
Jl. Lingkar Selatan, Kasihan Bantul DIY 55183
Telp. +62 274 387656
Fax. +62 274 387646
Website: http://www.umy.ac.id/
10.Universitas Widya Mataram
Jl. nDalem Mangkubumen KT. III/237, Yogyakarta
Telp. 0274-374352, 0274-8340910
Email: humas@widyamataram.ac.id
Website: http://www.widyamataram.ac.id/
11.  Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Jl. Wates Km. 10 Yogyakarta 55753
Telp. 0274-6498212, 6498211
Fax. 0274-6498213
Webmaster: ict@mercubuana-yogya.ac.id
Website: http://mercubuana-yogya.ac.id/
12.  Universitas Kristen Immanuel
Jl. Solo KM 11,1 Yogyakarta, 55282
Surat: Po Box 4/YKAP
Email: humas@ukrimuniversity.ac.id
Website: http://www.ukrimuniversity.ac.id/
13.  Universitas Kristen Duta Wacana
Jl. Wahidin Sudirohusodo No 5 - 25 Yogyakarta 55224
Telp. 0274 – 563929
Fax. 0274 – 513235
Email: humas@ukdw.ac.id
Website: http://www.ukdw.ac.id/id/
14.  Universitas Sanata Dharma
Mrican, Tromol Pos 29, Yogyakarta 55002
Telp. 0274-513301, 515352
Fax. (0274) 562383
Email: humas@usd.ac.id
Website: http://www.usd.ac.id/
15.  Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Kapas No.9 Semaki Umbul Harjo, Yogyakarta 55165
Telp. (0274) 563515, 511829, 511830, 379418, 371120
Fax. 0274-564604
Website: http://uad.ac.id/
16.  Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN”
Jl. Lingkar Utara Condong Catur, Depok, Sleman, DIY, 55283
Telp. +62 274 486733
Website: http://www.upnyk.ac.id/
17.  Universitas PGRI Yogyakarta
Jl. PGRI I No. 117 Sonosewu Kotak Pos 1123 Yogyakarta 55182
Website: http://www.upy.ac.id/
18.  Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
JL Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281
Telp. +62-274-512474, +62-274-589621
Fax. +62-274-586117 
Email: humas@uin-suka.ac.id 
        Website: http://www.uin-suka.ac.id/
19.  Universitas Teknologi Yogyakarta
Jl. Ringroad Utara, Jombor, Sleman 55285
         Telp. 0274-623310
          Website: http://www.uty.ac.id/
20.  Universitas Dirgantara Indonesia
Jl. Parangtritis KM 4,5 Bantul
         Telp. 0274-418248


SEKOLAH TINGGI
1.     IKIP PGRI Wates
Jl. Krt Kertodiningrat No.5 Margosari, Pengasih, Kulon Progo
Telp. 0274-773283
Website: http://www.ikippgriwates.ac.id/
2.     Institut Pertanian “INTAN”
Jl. Magelang KM 5,6 PO BOX 59,Yogyakarta 55284
Telp. (0274) 589 520
Website: http://institutyogyakarta.multiply.com/
3.     Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Jl. Parantritis KM 6,5 Bantul, Yogyakarta, 55188
Telp. 0274-379133, 373659
Fax. 0274-371233
E-mail: arts@isi.ac.id
Website: http://isi.ac.id/
4.    Institut Sains & Teknologi AKPRIND
Jl. Kalisahak NO. 28 Komplek Balapan, Yogyakarta 55222
Telp. 0274-563029, 563874
Fax. +62-274-563847 
Website: http://www.akprind.ac.id/
5.     Institut Pertanian “STIPER”
Jl. Nangka II, Maguwoharjo, Depok, Sleman
Telp. 0274 928 5053, 0813 2881 9580, 0812 7577 392
Email: info@instiperjogja.ac.id/
Website: http://www.instiperjogja.ac.id/
6.     Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS)
Jalan Babarsari, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia 55281
Telp. + 62 274 485390 – 486986
Fax. +62 274 487249
Email: info@sttnas.ac.id 
Website: http://www.sttnas.ac.id/
7.     Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YKPN
Jl. Seturan Raya, Sleman Yogyakarta 55281
Telp. 0274-486321, 0274-486160
Fax. 0274-486155 
Email: info@stieykpn.ac.id
Website: http://www.stieykpn.ac.id/
8.     Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha
Jl. Lowanu Sorosutan UH VI / 20 Yogyakarta
Telp. (0274) 377091
Fax. (0274) 370394
Email: info@stieww.ac.id
Website: http://www.stieww.ac.id/
9.     STISIPOL Kartika Bangsa
Jl. Gedongkuning No.140 Kotagede Yogyakarta 55171
Telp. (0274) 371126, 383321
10.  Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan
Jl. Janti Km.4 Gedongkuning
Telp/Fax. +62-274-566-863
E-mail: sttlylh@gmail.com
Website: http://www.sttl-ylh.ac.id/
11.   Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Pariwisata API”
Jl. Glendongan TB XV No. 15B Catur Tunggal Depok Sleman
Telp. +62 274 485630
12.  Sekolah Tinggi Pemberdayaan Masyarakat Desa “APMD”
Jalan Timoho 317, Yogyakarta 55225
Telp. 0274-561971
Fax. 0274-515989
Website: http://apmd.ac.id/
13.  Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer (STMIK) Amikom
Jl. Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman, 55283
Telp. (0274) 884201 - 207 
Fax. (0274) 884208
Email: amikom@amikom.ac.id  
Website: http://www.amikom.ac.id/
14.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “Yogyakarta”
Jl. Glagahsari 63
Telp. 0274-373955
Fax. 0274-381212
15.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “SBI”
Jl. Ring Road Utara No. 17, Condong Catur, Yogyakarta 55283
Telp/Fax. (0274) 887984
Website: http://www.stie-sbi.ac.id/
16.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “MITRA INDONESIA”
Jl. Cik Ditiro 17
Telp. 0274-517275, 514688, 56293
17.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “BBANK”
Jl. Magelang KM 5 No. 123, Sleman
Telp. 0274-564933
18.  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi “YKP”
Jl Godean KM 03 Tambak 55182
Telp. 0274- 560436
Fax. 0274-581471
19.  Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dharma Bangsa
Jl. Lingkar Utara, Ngemplak, Sendang Adi, Sleman 55285
Telp. 0274-623310
Fax. 0274-623306
20.  Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan
Jl. Parangtritis KM 4,5
Telp. 0274-418248
Fax. 0274-418248
Email: sttkd@yogya.wasantara.co.id
21.  Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi “AAN”
Jl. Blunyahrejo, Kel. Karangwaru 55241
Telp. 0274-517471, 542378
Fax. 0274-517471
22.Sekolah Tinggi Pariwisata “AMPTA” Yogyakarta
Laksda Adisucipto KM 6, Yogyakarta, 55400
Telp/Fax. 0274-565115, 489514
Website: http://www.ampta.ac.id/
23.  Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Akakom
Jl. Raya Janti Karang Jambe no 143, Yogyakarta
Telp. (0274) 486664
Fax. (0274) 486438 
Email: info@akakom.ac.id
Website: http://www.akakom.ac.id/
24.  Sekolah Tinggi Bahasa Asing “LIA”
Jl. Gowongan Kidul 50
Telp. 0274-550704
25.  Sekolah Tinggi Teknologi Adisucipto LANUD Adisutjipto
Jl Janti Bl R Kompl Lanud adisucipto, Banguntapan, Bantul, 55198 
Telp. (0274) 451262
Fax: (0274) 451265 
Website: http://stta.ac.id/
26.  Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Proactive
Jl. Parangtritis
27.  Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta
Jl. Magelang Km 06, Yogyakarta, 55284
Telp. (0274)-623537, 7474201, 562513, 561531
Email: info@mmtc.ac.id
Website: http://www.mmtc.ac.id/
27.  Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir “BATAN” Yogyakarta
 Jl. Babarsari POB 6101/YKBB, Yogyakarta, 55281
         Telp. (0274)-484085, 489716
         Fax: (0274) 489715 
         Website: http://www.sttn-batan.ac.id/
1.      Akademi Akuntansi YKPN
Jl. Gagak Rimang No 2-4 Balapan Kotakpos 6417
Telp. 0274-513413, 563516
Fax. 0274-561591
Website: http://aaykpn.ac.id/
2.      Akademi Kesejahteraan Sosial “TARAKANITA”
Jl. Tantular, Pringwulung, CC 55012
Telp. 0274-514250
Fax. 0274-512494
3.     Akademi Bahasa Asing YIPK
Jl. Ki Ageng Pemanahan 19
Telp. 0274-371415
Fax. 0274 387838
Email: abayip@yogya.wasantara.net.id
4.     Akademi Keuangan dan Perbankan YIPK
Jl. Lowanu 31 Yogyakarta
Telp. 0274-372772
5.     Akademi Bahasa Asing Yogyakarta
Mujamuju UH 11/673
Telp. 0274-379204
Fax. 0274-415801
Email: info@abayo.id
6.     Akademi Teknik YKPN
Jl. Gagak Rimang 1 Balapan 55222
Telp. 0274-587469
Fax. 0274-540337
Email: atayykpn@indosatnet.id
7.     Akademi Kesejahteraan Sosial AKK
Nitikan Umbulharjo 69
Telp. 0274-373142
8.     Akademi Manajemen Perusahaan YKPN
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 7
Telp.  0274-885700, 885805
Fax. 0274-885505
9.     Akademi Sekretari dan Manajemen Isthikayana
Jl. Letjen MT Haryono 29
Telp. 0274-378035
10.  Akademi Maritim Yogyakarta
Jl. Magelang KM 4,4 Yogyakarta
Telp. 0274-586263
11.  Akademi Komunikasi Yogyakarta
Komp. PTS Glendongan, Babarsari 55281
Telp. 0274-485177
12.  Akademi Pertanian Yogyakarta (APTA)
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 8, Ngaglik, Sleman 55581
Telp. 0274-869065
13.  Akademi Sekretari dan Manajemen Santa Maria
Jl. Bener 12/14 Tegalrejo 55243
Telp. 0274-585836
14.  Akademi Perikanan Yogyakarta
Jl. Balirejo, Mujamuju Yogyakarta
Telp. 0274-582031
15.  Akademi Manajemen Informatika dan Komputer “ASTER”
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM 8,5 Sleman, Yogyakarta
Telp. 0274-868627
16.  Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia Desanta
Jl. Wates Bayeman Permai
Telp. 0274-581743
17.Akademi Akuntansi Sapta Widya Tama
Jl. Lingkar Barat Nogotirto, Sleman, Yogyakarta
Telp. 0274-619977
Fax.0274-620702
18.Akademi Pariwisata Yogyakarta “AKPARYO”
Jl. Ganeca 11/45 Timoho, Yogyakarta
Telp. 0274-511791
19.Akademi Teknologi Otomotif Nasional (ATONAL)
Jl. Ringroad Utara, Nganti Sendangadi, Mlati, Sleman
Telp. 0274-623328
20.Akademi Pariwisata “STIPARY”
Jl. Adisucipto KM 6 Ambarukmo
Telp. 0274-517574
21.Amik “KARTIKA YANI” Yogyakarta
Jl. Kapten Haryadi, Lojajar, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman
22.Akademi Desain Visi Yogyakarta
Jl. Kapten Tendean Gg. Puntodewo 7 Wirobrajan
Telp. 0274-377787
23.  Akademi Seni Rupa dan Desain “AKSERI”
Jl. Pugeran Timur 4
Telp. 0274-384062
24.  Akademi Manajemen Informatika dan Komputer PROACTIVE
Jl. Tamansiswa MG 11/810
Telp. 0274-379265
25.  Akademi Manajemen Informatika & Komputer YAPPINDO
Jl. Sultan Agung 34
Telp. 0274-376346
26.  Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta
Jl. Pramuka 70
27.  Akademi Bahasa Asing “YAPPINDO”
Jl. Sultan Agung 34
Telp. 0274-376346
28.  Akademi Seni Rupa dan Desain “MSD”
Jl. Tamansiswa No 164
Telp. 0274-414277
29.  Akademi Pariwisata Ambarukmo Yogyakarta
Jl. Laksda Adisucipto
Telp. 0274-564214
30.Akademi Manajemen Administrasi “YPK” Yogyakarta
Jl. Kenari 3 Miliran, Mujamuju, Umbulharjo
Telp. 0274-544105
31.Politeknik “API”
Jl. Wisata Babarsari XV/15
Telp. 0274-485554
32.Politeknik “LPP”
Jl. LPP No. 1A
Telp. 0274-586201
33.Politeknik “PPKP” Kampus Barek
Jl. Kaliurang KM. 4,5 Gg. Kinanthi
Telp. 0274-561337
Fax. 0274-565500
34.Politeknik “STENKO”
Jl. Mayjen Sutoyo 20 B
Telp. 0274-384218, 384219
35.  Politeknik Seni Yogyakarta
Jl. Kaliurang KM 13,5
Telp. 0274-895803, 895804
36.  Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta
Jl. Ring Road Selatan, Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, 55188
Telp/Fax. : (0274) 383727 
Website: http://www.atk.ac.id/
Bagi yang Berdomisili diluar Yogyakarta dan ingin mengikuti Tes tertulis atau SBMPTN kami menyediakan Homestay yang nyaman
Homestay ini bernama Larisa Homestay,

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto akses mudah kemana-mana. Start from 110K sampai 175K

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.

Pluuussss FREE WIFI + BREAKFAST+ BIKE RENT , cocok untuk belajar karena homestay ini jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kendaraan

Tersedia juga WIFI untuk belajar dan mencari bahan pembelajaran untuk Tes Tertulis, kami juga menyediakan rental motor atau mobil yang berguna untuk transportasi ke kampus yang anda inginkan.

detail

Angkringan Lik Man Bersama Kopi Joss

Angkringan Lik Man Bersama Kopi Joss

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :  0822 4251 9444 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Tahukah anda sebuah tempat di Yogyakarta tempat mahasiswa, komunitas cyber seperti blogger dan chatter, wartawan, seniman, budayawan, tukang becak, hingga penjaja cinta bisa berbincang santai? Jika anda pernah belajar di Yogyakarta, dimana anda dulu berembug bersama teman tentang tema skripsi atau tugas sekolah? Di antara sekian tempat yang anda sebutkan, pasti angkringan Lik Man yang terletak di sebelah utara Stasiun Tugu menjadi salah satunya. Wajar, sebab tempat itu telah menjadi favorit banyak orang.

Kami mengajak anda untuk menikmati nuansa Angkringan Lik Man yang pernah dirasakan oleh banyak orang. Anda bisa berjalan ke utara dari arah Malioboro atau Stasiun Tugu hingga menemukan jalan kecil ke arah barat, kemudian berbelok. Anda akan menemukan angkringan yang dimaksud tak jauh dari belokan, tepatnya di sebelah kiri jalan. Cirinya, ada dua buah bakul yang dihubungkan dengan bambu, anglo dengan arang yang membara, serta deretan gelas yang ditata.

Angkringan Lik Man merupakan angkringan legendaris, sebab pedagangnya adalah generasi awal pedagang angkringan di Yogyakarta yang umumnya berasal dari Klaten. Lik Man yang bernama asli Siswo Raharjo merupakan putra Mbah Pairo, pedagang angkringan pertama di Yogyakarta yang berjualan sejak tahun 1950-an. Warung berkonsep angkringan yang dulu disebut 'ting ting hik' diwariskan kepada Lik Man tahun 1969. Sejak itu, menjamurlah angkringan-angkringan lain.

Begitu sampai di angkringan yang buka pukul 18.00 ini, anda bisa memesan bermacam minuman yang ditawarkan, panas maupun dingin. Pilihan minuman favorit adalah Kopi Joss, kopi yang disajikan panas dengan diberi arang. Kelebihan kopi itu adalah kadar kafeinnya yang rendah karena dinetralisir oleh arang. Tak usah khawatir itu hanya mitos, sebab Kopi Joss lahir dari penelitian mahasiwa Universitas Gadjah Mada yang kebetulan sering nongkrong di Angkringan Lik Man.

Berbagai makanan juga disediakan, ada sego kucing berlauk oseng tempe dan sambal teri hingga gorengan dan jadah (makanan dari ketan yang dipadatkan berasa gurih) bakar. Sego kucing di Angkringan Lik Man tak kalah lezat dengan masakan lainnya sebab nasinya pulen dan oseng tempe dan sambal terinya berbumbu pas. Menikmati sego kucing yang selalu disajikan dalam keadaan hangat dengan lauk gorengan atau sate telur selain lezat juga tak menguras uang.

Jika menjumpai makanan dalam keadaan dingin, anda dapat meminta penjual untuk menghangatkannya dengan cara dibakar. Lauk pauk yang menjadi lebih lezat ketika dibakar adalah mendoan (tempe goreng tepung), tahu susur, tempe bacem, endas (kepala ayam) dan tentu saja jadah. Bila tak nyaman makan dengan bungkus nasi saja atau anda makan dalam jumlah banyak, penjual angkringan menyediakan piring untuk menyamankan acara makan anda.

Anda bisa memilih tempat duduk di dua tempat yang disediakan. Jika ingin berbincang dengan pedagang, anda bisa duduk di dekat bakul atau anglo. Selain dapat bercerita dengan Lik Man, duduk di dekat bakul akan mempermudah jika ingin tambah makanan. Tetapi bila ingin lebih berakraban dengan teman, anda bisa duduk di tikar yang digelar memanjang di trotoar seberang jalan. Tak perlu khawatir ruang yang tidak cukup sebab panjang trotoar yang digelari tikar hampir 100 meter.

Sambil duduk, anda diberi kebebasan untuk berbicara apapun. Orang-orang yang sering datang ke angkringan ini membicarakan berbagai hal, mulai tema-tema serius seperti rencana demostrasi dan tema edisi di majalah mahasiswa hingga yang ringan seperti kemana hendak liburan atau sekedar tertawaan tak jelas yang sering disebut dengan gojeg kere. Tak ada larangan formal, tetapi yang jelas perlu menjaga budaya angkringan, yaitu tepo sliro (toleransi), kemauan untuk berbagi dan biso rumongso (menjaga perasaan orang lain). Bisa diartikan tak perlu berebut tempat dan menghargai orang lain yang duduk berdekatan.

Sejumlah tokoh terpandang telah menjadikan Angkringan Lik Man sebagai tempat menikmati malam. Ada Butet Kertarajasa, Djaduk Ferianto, Emha ainun Nadjib, Bondan Nusantara hingga Marwoto. Maka, tak seharusnya anda melewatkan suasana malam kota Yogyakarta tanpa berkunjung ke Angkringan Lik Man. Nikmatilah nuansa yang pernah dinikmati oleh banyak orang Yogyakarta dan sejumlah tokoh yang disebut di atas.

detail

Gudeg Makanan Khas Yogyakarta

Gudeg Makanan Khas Yogyakarta

Liburan ke Jogja Hemat Ga Bikin Kantong Jebol! stay at Larisa Homestay saja 2.8km dari bandara akses kemana mana mudah Free WIFI, Breakfast, Sepeda smile emoticon

Open slot buat Idul Fitri Booking sekarang harga lebih murah!
Kalo dadakan sudah 2x lipat bpk/ibu/kakak/adik/om/tante

Cek review kita di www.larisahomestay.com Book now! khas

Berkunjung di Yogyakarta gak menikmati makanan khas Jogja itu berasa belum pernah ke Jogja. Anda wajib mencicipi Gudeg khas jogja yang rasanya begitu menggiyurkan.

Bila New York sering disebut sebagai "Big Apple" dan Jakarta sebagai "Big Durian", maka Jogja mungkin bisa disebut "Big Jackfruit" (=Nangka Raksasa) karena kuliner gudegnya yang begitu populer. Masakan lezat berbahan baku nangka muda ini seolah menjadi makanan wajib bagi siapa saja yang sedang berkunjung ke surga wisata di Pulau Jawa ini. Gori (nangka muda) yang bergetah dibersihkan sedemikian rupa kemudian dimasak dalam kuah santan bersama bumbu dan rempah-rempah selama berjam-jam. Setelah matang, gori menjadi empuk dan agak manis. Gudeg biasanya disajikan bersama sambal goreng krecek (kulit sapi) pedas, telur pindang, tahu dan tempe bacem, serta ayam opor atau ayam bacem. Sebagai sentuhan akhir, gudeg disiram areh gurih yang memberikan cita rasa khas yang tidak ada duanya. Nyam-nyam...

Gudeg Kering, Gudeg Basah, dan Gudeg Manggar

Mungkin bagi kebanyakan orang, gudeg adalah gudeg. Namun sebenarnya ada 3 jenis gudeg yang berbeda; gudeg basah, gudeg kering, dan gudeg manggar. Gudeg basah disajikan dengan kuah santan nyemek yang gurih dan banyak diburu untuk menu sarapan pagi. Gudeg jenis ini dapat ditemukan di sepanjang Jalan Kaliurang kawasan Barek, Gudeg Batas Kota (Jl. Adisucipto depan Saphir Square) atau mbok-mbok penjual gudeg di pasar-pasar tradisional.

Gudeg kering dimasak dalam waktu yang lebih lama hingga kuahnya mengering dan warnanya lebih kecoklatan. Rasanya juga lebih manis. Gudeg jenis ini bisa tahan hingga 24 jam atau bahkan lebih jika dimasukkan ke dalam lemari es sehingga banyak diburu orang sebagai oleh-oleh. Biasanya penjual mengemasnya dalam kardus, besek (kardus dari anyaman bambu) atau kendil tanah liat. Tidak perlu bingung kemana harus mencari karena sebagian besar warung gudeg seperti Gudeg @Yu-Narni (+62 274 867231; Jl. Palagan Tentara Pelajar 102), Gudeg Yu Djum (+62 274 515968; Jl. Kaliurang Km 4,5 Karang asem CT III/22), Gudeg Bu Ahmad (+62 274 520049; Jl. Kaliurang km 4,5), Gudeg @Bu-Tjitro 1925 (+62 274 564734; Jl. Janti 330), dan penjual gudeg di daerah Wijilan menjual oleh-oleh istimewa ini.

Selain gudeg nangka muda, Jogja juga memiliki gudeg manggar. Manggar alias bunga kelapa menghasilkan sensasi kelezatan tersendiri pada sajian kuliner ini. Bunganya terasa crunchy sementara tangkainya sekilas memiliki rasa mirip jamur tiram. Semakin terbatasnya persediaan manggar menyebabkan kuliner ini semakin susah ditemukan. Beberapa penjual terpaksa menutup warung dan hanya melayani pemesanan saja. Hanya beberapa tempat yang masih bertahan seperti beberapa kawasan di daerah Bantul.

Sentra Gudeg Wijilan dan Barek

Gudeg dapat ditemukan di hampir setiap sudut kota Jogja. Namun kawasan Wijilan dan Barek lah yang paling kondang sebagai sentra gudeg. Wijilan berada tidak jauh dari kompleks Kraton Yogyakarta dan dapat dicapai dengan 10 menit berjalan kaki atau dengan naik becak. Diawali oleh Bu Slamet yang mulai berjualan sejak tahun 1946, kini sekitar 17 warung berderet memenuhi sisi Jl. Wijilan. Anda bisa memilih gudeg sesuai dengan selera. Gudeg Yu Djum (Jl. Wijilan 31) misalnya, menyajikan gudeg kering dengan rasa manis khas masakan Jogja. Kreceknya diiris kecil kemudian dimasak menjadi sambal goreng kering berwarna kekuningan. Jika menginginkan gudeg yang tidak terlalu manis, Anda bisa bertandang ke Gudeg Bu Slamet (+62 274 380429; Jl. Wijilan 17). Rata-rata warung gudeg di Wijilan buka dari jam 5.30 pagi hingga jam 8 malam, kecuali Gudeg Bu Tarto (Jl. Wijilan 15) yang buka 24 jam.

Bila Anda kebetulan sedang berada di belahan utara Yogyakarta, cobalah datang ke Barek. Setiap subuh, penjual gudeg berderet di pinggir jalan di sebelah utara kawasan Kampus UGM. Ketika pagi mulai menjelang dan pedagang-pedagang ini mengemasi dagangannya, masih ada warung gudeg Bu Ahmad (+62 274 520049; Jl. Kaliurang km 4,5) yang kondang hingga kalangan artis dan pejabat, Yu Djum (+62 274 515968; Jl. Kaliurang Km 4,5 Karang asem CT III/22), Yu Narni (+62 274 589687; Jl. Kaliurang km 4,5 Karangasem CT III/19), atau Bu Tini yang buka hingga malam. Warung-warung ini juga memberikan kesempatan bagi Anda yang ingin melihat secara langsung proses memasak gudeg.

Dini Hari hingga Tengah Malam

Jogja adalah kota yang tak pernah tidur. Salah satu nafas yang terus membuatnya terjaga adalah gudeg. Penjualnya silih berganti menggelar dagangan dari dini hari hingga tengah malam. Kala fajar tiba dan matahari belum keluar dari cakrawala, Wijilan dan Barek sudah mulai menggeliat dengan aktivitas warga berburu gudeg untuk menu sarapan mereka. Para penjual di sentra gudeg ini akan terus setia melayani pelanggan hingga jam 8 atau 9 malam. Anda tiba-tiba ingin merasakan kelezatan gudeg saat tengah malam buta? Jangan khawatir, Gudeg Batas Kota (Jl. Adisucipto depan Saphir Square) yang mulai buka pada jam 10 malam siap menggoda lidah Anda dengan rasa gudeg yang istimewa. Atau Anda bisa mencoba sensasi menikmati gudeg langsung di pawon (dapur) Gudeg Pawon (Jl. Janturan 36-38 Warungboto).

detail

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo

Sore... Liburan ke Jogja Hemat Ga Bikin Kantong Jebol! stay at Larisa Homestay saja 2.8km dari bandara akses kemana mana mudah Free WIFI, Breakfast, Sepeda 

Open slot buat Idul Fitri Booking sekarang harga lebih murah!
Kalo dadakan sudah 2x lipat bpk/ibu/kakak/adik/om/tante

Cek review kita di www.larisahomestay.com Book now!

Ingin menemukan berbagai macam batik dengan harga yang murah tentunya dengan kualitas batik yang baik, tentunya ini tempat yang harus anda tuju, pasar  beringharjo, surganya batik di Yogyakarta. Banyak wisata mancanegara maupun wisatawan dalam negeri datang kepasar ini untuk membeli seni dan budaya bangsa Indonesia yang luar biasa itu. Anda bisa menemukan  berbagai macam batik dipasar beringharjo ini mulai dari batik Yogyakarta, batik Solo dan batik Pekalongan dari yang sudah berbentuk baju, sarung, pakaian anak- anak, pakaian wanita ataupun yang masih berupa kain, semua itu bisa anda temukan dipasar tradisional ini.

Pasar Beringharjo menjadi sebuah bagian dari Malioboro yang sayang untuk dilewatkan. Bagaimana tidak, pasar ini telah menjadi pusat kegiatan ekonomi selama ratusan tahun dan keberadaannya mempunyai makna filosofis. Pasar yang telah berkali-kali dipugar ini melambangkan satu tahapan kehidupan manusia yang masih berkutat dengan pemenuhan kebutuhan ekonominya. Selain itu, Beringharjo juga merupakan salah satu pilar 'Catur Tunggal' (terdiri dari Kraton, Alun-Alun Utara, Kraton, dan Pasar Beringharjo) yang melambangkan fungsi ekonomi.

Wilayah Pasar Beringharjo mulanya merupakan hutan beringin. Tak lama setelah berdirinya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, tepatnya tahun 1758, wilayah pasar ini dijadikan tempat transaksi ekonomi oleh warga Yogyakarta dan sekitarnya. Ratusan tahun kemudian, pada tahun 1925, barulah tempat transaksi ekonomi ini memiliki sebuah bangunan permanen. Nama 'Beringharjo' sendiri diberikan oleh Hamengku Buwono IX, artinya wilayah yang semula pohon beringin (bering) diharapkan dapat memberikan kesejahteraan (harjo). Kini, para wisatawan memaknai pasar ini sebagai tempat belanja yang menyenangkan.

Bagian depan dan belakang bangunan pasar sebelah barat merupakan tempat yang tepat untuk memanjakan lidah dengan jajanan pasar. Di sebelah utara bagian depan, dapat dijumpai brem bulat dengan tekstur lebih lembut dari brem Madiun dan krasikan (semacam dodol dari tepung beras, gula jawa, dan hancuran wijen). Di sebelah selatan, dapat ditemui bakpia isi kacang hijau yang biasa dijual masih hangat dan kue basah seperti hung kwe dan nagasari. Sementara bagian belakang umumnya menjual panganan yang tahan lama seperti ting-ting yang terbuat dari karamel yang dicampur kacang.

Bila hendak membeli batik, Beringharjo adalah tempat terbaik karena koleksi batiknya lengkap. Mulai batik kain maupun sudah jadi pakaian, bahan katun hingga sutra, dan harga puluhan ribu sampai hampir sejuta tersedia di pasar ini. Koleksi batik kain dijumpai di los pasar bagian barat sebelah utara. Sementara koleksi pakaian batik dijumpai hampir di seluruh pasar bagian barat. Selain pakaian batik, los pasar bagian barat juga menawarkan baju surjan, blangkon, dan sarung tenun maupun batik. Sandal dan tas yang dijual dengan harga miring dapat dijumpai di sekitar eskalator pasar bagian barat.

Berjalan ke lantai dua pasar bagian timur, jangan heran bila mencium aroma jejamuan. Tempat itu merupakan pusat penjualan bahan dasar jamu Jawa dan rempah-rempah. Bahan jamu yang dijual misalnya kunyit yang biasa dipakai untuk membuat kunyit asam dan temulawak yang dipakai untuk membuat jamu terkenal sangat pahit. Rempah-rempah yang ditawarkan adalah jahe (biasa diolah menjadi minuman ronde ataupun hanya dibakar, direbus dan dicampur gula batu) dan kayu (dipakai untuk memperkaya citarasa minuman seperti wedang jahe, kopi, teh dan kadang digunakan sebagai pengganti bubuk coklat pada cappucino).

Pasar ini juga tempat yang tepat untuk berburu barang antik. Sentra penjualan barang antik terdapat di lantai 3 pasar bagian timur. Di tempat itu, anda bisa mendapati mesin ketik tua, helm buatan tahun 60-an yang bagian depannya memiliki mika sebatas hidung dan sebagainya. Di lantai itu pula, anda dapat memburu barang bekas berkualitas bila mau. Berbagai macam barang bekas impor seperti sepatu, tas, bahkan pakaian dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada harga aslinya dengan kualitas yang masih baik. Tentu butuh kejelian dalam memilih.

Puas berkeliling di bagian dalam pasar, tiba saatnya untuk menjelajahi daerah sekitar pasar dengan tawarannya yang tak kalah menarik. Kawasan Lor Pasar yang dahulu dikenal dengan Kampung Pecinan adalah wilayah yang paling terkenal. Anda bisa mencari kaset-kaset oldies dari musisi tahun 50-an yang jarang ditemui di tempat lain. Selain itu, terdapat juga kerajinan logam berupa patung Budha dalam berbagai posisi. Bagi pengoleksi uang lama, tempat ini juga menjual uang lama dari berbagai negara, bahkan yang digunakan tahun 30-an.

Jika haus, meminum es cendol khas Yogyakarta adalah adalah pilihan jitu. Es cendol Yogyakarta memiliki citarasa yang lebih kaya dari es cendol Banjarnegara dan Bandung. Isinya tidak hanya cendol, tetapi juga cam cau (semacam agar-agar yang terbuat dari daun cam cau) dan cendol putih yang terbuat dari tepung beras. Minuman lain yang tersedia adalah es kelapa muda dengan sirup gula jawa dan jamu seperti kunyit asam dan beras kencur.

Meski pasar resmi tutup pukul 17.00 WIB, tetapi dinamika pedagang tidak berhenti pada jam itu. Bagian depan pasar masih menawarkan berbagai macam panganan khas. Martabak dengan berbagai isinya, terang bulan yang legit bercampur coklat dan kacang, serta klepon isi gula jawa yang lezat bisa dibeli setiap sorenya. Sekitar pukul 18.00 WIB hingga lewat tengah malam, biasanya terdapat penjual gudeg di depan pasar yang juga menawarkan kikil dan varian oseng-oseng. Sambil makan, anda bisa mendengarkan musik tradisional Jawa yang diputar atau bercakap dengan penjual yang biasanya menyapa dengan akrab. Lengkap sudah.

detail

Raminten

Raminten

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :0822 4251 9444 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Unik , sederhana tapi mewah, tradisional dan luar biasa, itulah rumah raminten, rumah dari berbagai masakan, minuman dan makan unik, dan tak cuma unik rasanya pun begitu istimewa. Rumah raminten merupakan tempat makan dan café yang unik, nama- nama makanan ataupun minuman yang belum pernah anda dengar sebelumnya ditempat makan manapun dari makanan tradisional sampai makanan modern dan mewah bisa anda cicipi disini, mulai dari es susu perawan, es purworukmi, es gajah ndekem, cunduk raminte ayam koteka, jangkrik keju, satelit dan masih banyak makanan yang aneh- aneh lainnya yang tentunya rasa dan lezatnya tak perlu diragukan lagi, sambil ditemani alunan musik jawa, makan andapun akan terasa lebih nyaman.  Rumah raminten bisa anda temukan diberbagai tempat di Yogyakarta, di lantai tiga mirota batik malioboro, di kota baru ,di jalan FM Noto no.7,Yogyakarta, dan dijalan kaliurang Yogyakarta.

Banner berisi foto wanita setengah baya berdandan dengan pakaian Jawa lengkap dengan kebaya dan sanggulnya seolah mempersilahkan setiap tamu yang datang untuk menikmati warung makan miliknya. Nuansa atmosfer Jawa pun sangat terasa bahkan ketika kita tiba di depan tempat makan ini. Alunan musik gending Jawa berpadu dengan bau dupa menjadi ciri khas tempat makan yang cukup nyentrik di tengah Kota Jogja.

House of Raminten, sebuah icon kuliner Kota Jogja yang menjadi tempat wajib bagi siapa saja yang ingin bersantap di Kota Pelajar. Selain keunikan suasana tempatnya, menu-menu di House of Raminten pun juga tak kalah unik. Mengambil beberapa menu kaki lima seperti warung angkringan, kemudian disajikan di tempat layaknya restoran, namun dengan harga yang membuat kantong masih nyaman.


Menu Makanan di House of Raminten
Rata-rata menu yang disediakan oleh House of Raminten adalah menu-menu masakan Jawa. Di sini kita dapat menemukan menu-menu makanan khas angkringan seperti nasi kucing, sate usus, sate telur puyuh, dan sebagainya. Dari beberapa menu yang disajikan di House of Raminten, saya paling sering memesan menu-menu berikut ini :

Nasi Kucing Pakte Double
Menu di House of Raminten memang mengangkat menu-menu makanan yang dijajakan di angkringan, namun dengan sedikit sentuhan yang membuatnya nampak lebih elegan. Jika di angkirngan, menu nasi kucing biasa dibungkus dengan daun pisang yang dilambari dengan kertas koran pada bagian luar. Namun di House of Raminten ini nasi kucing disajikan di atas piring berbentuk persegi, serta lauk pauk yang ditata rapi sehingga menimbulkan kesan elegan pada menu makanan yang identik dengan menu makanan kalangan rakyat kelas bawah ini.

Nasi kucing "pakte double" terdiri dari dua buah nasi yang disajikan dengan lauk seperti ikan teri, sambal terasi, serta kering tempe, kemudian diberi telur dadar sebagai lauk tambahan. Mungkin Anda sedikit asing dengan istilah "tante" dan "pakte". "Pakte" merupakan singkatan dari "pakai telur", sedangkan "tante" singkatan dari "tanpa telur". Nasi kucing pakte double ini dihargai Rp 4.000,00 per-porsinya, cocok bagi Anda yang ingin makan berat namun dengan porsi yang tidak terlalu banyak.

Nasi Liwet
Saya bilang ini termasuk menu yang cukup "langka" karena tidak setiap saat tersedia. Beberapa kali saya mampir di House of Raminten harus menelan rasa kecewa karena menu nasi liwet ini selalu habis terjual. Menu nasi liwet ini terdiri dari nasi gurih yang dipadukan dengan lauk seperti sayur jipan, suwiran ayam, telur masak kuning, dan tentu saja sambal sebagai penambah rasa. Porsinya memang kecil, namun cukup untuk mengobati rasa rindu saya akan masakan khas Kota Solo ini. Satu porsi nasi liwet dihargai Rp 3.000,00 saja, cukup murah bukan?

Ayam Koteka
Namanya memang nyentrik, mengingatkan kita dengan pakaian adat khas suku di Papua. Menu ini berbahan dasar cacahan ayam yang dicampur dengan telur, kemudian dimasak dan disajikan pada sebilah bambu, sekilas bentuknya mirip-mirip seperti koteka. Menu ayam koteka ini memiliki rasa yang cukup gurih sehingga pas dijadikan sebagai lauk tambahan untuk menemani menu nasi yang telah dipesan. Seporsi ayam koteka ini dihargai Rp 10.000,00.

Pilihan Minuman di House of Raminten
Banyak menu minuman yang cukup unik disajikan oleh House of Raminten ini. Ada yang berupa jamu godhogan, aneka macam susu, serta minuman dari bahan rempah yang berkhasiat menghangatkan badan. Dari sekian banyak menu minuman yang disajikan, saya hampir selalu memesan es kelapa muda jumbo. Es kelapa muda jumbo terdiri dari campuran kelapa muda, nata de coco, lalu diberi sirup cocopandan. Hal yang menjadikan menu ini unik adalah cara penyajiannya yang disajikan di dalam sebuah gelas yang berukuran sangat besar alias jumbo. Kalau saya bilang sih gelasnya hampir mirip seperti akuarium mini. Campuran kelapa muda dan nata de coco nya banyak, ditambah dengan siraman sirup cocopandan yang manisnya pas. Cocok disantap ketika siang hari untuk melepaskan dahaga. Es kelapa muda ukuran jumbo ini dihargai Rp 14.000,00 per-gelasnya. Tertarik untuk mencoba?

Selain menyajikan hidangan yang nikmat, House of Raminten juga memiliki nuansa tempat yang cukup nyaman untuk berkumpul sambil bersantap. Nuansa Jawa yang kental dengan ornamen-ornamen ruangan yang unik serta para waiters dengan penampilan yang apik dengan setelan jarik dipadukan dengan kaos putih yang diberi rompi hitam, semakin membuat tempat makan ini memiliki kekhasan tersendiri bagi siapapun yang pernah singgah di tempat makan ini. Semua kekhasan yang dimiliki oleh House of Raminten ini memang disesuaikan dengan konsep yang diusung yaitu "unique, antique, and elegant". Keunikan dan kekhasan yang dimiliki oleh House of Raminten ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang datang ke Kota Jogja. Tak heran jika warung makan yang buka selama 24 jam ini selalu dipenuhi oleh pengunjung yang ingin menikmati santapan di House of Raminten ini.

  • House of Raminten Jogja sekarang memiliki tiga buah tempat, yaitu di Jalan Magelang, di Jalan Kaliurang atas dan yang paling terkenal adalah di Jalan FM Noto no 7 Kotabaru, Yogyakarta. Dari ketiga tempat tersebut saya lebih merekomendasikan warung yang berada di Kotabaru karena nuansa atmosfer Jawa yang lebih kental, baik suasana tempat maupun menu-menu yang disajikan.
  • Untuk info lebih lanjut tentang House of Raminten Jalan FM Noto no 7 Kotabaru, Yogyakarta dapat menghubungi nomor telepon (0271) 586928

detail

Banyu Mili Country Club

Banyu Mili Country Club

Haaiii semua ??? jangan bingung mau liburan kemana, mending ke Yogyakarta aja.

Larisa Homestay menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat lho. Pluuussss FREE WIFI + BREAKFAST+ BIKE RENT... start from 100K
Tunggu apa lagi langsung reservasi aja, Hub kami : 0822 4251 9444 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Banyu Mili Country Club adalah tempat wisata yang cocok dijadikan tempat berlibur bersama keluarga. Di Banyu Mili Country Club Anda bisa bebas berenang di kolam renang yang jernih, setelah  itu Anda bisa memancing ikan memikan di danau buatan yang telah disediakan.

Bukan hanya terkenal dengan wisata airnya saja, Banyu Mili Country Club  juga dikenal sebagai tempat wisata yang menyajikan berbagai menu special yang menggugah selera. Di tempat wisata ini Anda bisa memesan berbagai kuliner khas seperti gurame bakar, kepiting dan masakan udang.

Banyu Mili Country Club terletak di Perumahan Griya Mahkota Jl. Godean km 4,5 Kwarasan, Sleman. Pemandangan di sekitar lokasi wisata masih sangat asri dan segar. Disana-sini masih banyak pepohonan yang mengelilingi danau buatan yang berair jernih.

Di tengah-tengah danau buatan terdapat sebuah pulau yang dinamai Pulau Siput. Dari ini Anda bisa berkunjung ke monumen Go Green Lintas Agama yang cukup terkenal di Slemann

Siang itu terasa begitu menyegarkan di Banyu Mili Country Club yang dilengkapi dengan kolam renang, wahana air, hutan kecil, dan danau buatan. Beberapa anak berteriak gembira sambil bermain di wahana air, sementara yang dewasa asyik berenang atau duduk santai di pinggir kolam. Sebagian lainnya terlihat sedang menikmati makan di resto yang bersebelahan dengan kolam.

Udang Bakar Madu dan Kepiting Telur adalah menu nan juara yang menjadi andalan Banyu Mili Resto. Cobalah untuk mencicipi Udang Bakar Madunya, seketika terasa sensasi gurih yang dibalut rasa manis. Dagingnya terasa masih segar karena udang dan kepiting tersebut dibudidayakan sendiri oleh Banyu Mili. Menu lain yang tak kalah menggoda adalah gurame, ayam goreng kampung, cumi, dll. Aneka sayuran seperti kangkung tumis, karedok, sayur asem, cap cay, hot plate kangkung juga tersedia. Beberapa pilihan sambal dan minuman segar juga bisa menjadi pelengkap yang menambah nikmat.

Banyu Mili mudah dijangkau karena masih berada dalam kota, sekitar 15 menit bila naik mobil dari Malioboro. Tempatnya sangat luas, bisa menampung sekitar 1000 orang. Tak heran bila resto ini sering digunakan untuk resepsi pernikahan atau acara lainnya. Di sekitar lokasi ini terdapat pula beberapa rumah sewa dengan kapasitas 6 hingga 15 orang per rumah, antara lain omah cemara dan Omahkoe. Sungguh, Banyu Mili adalah lokasi ideal untuk bersantai dan berwisata kuliner ketika Anda berlibur di Kota Jogja.

detail

Saoto Bathok Mbah Katro

Saoto Bathok Mbah Katro

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0822 4251 9444


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Menyusuri sepanjang jalan bersemen di sebelah situs Candi Sambisari ke arah utara, akan kita temukan deretan saung-saung bambu yang berjejer rapi di pinggir sawah. Sebuah papan petunjuk menjelaskan tempat apakah sebenarnya kompleks saung bambu itu. Membaca papan petunjuk yang bertuliskan "Saoto Bathok Mbah Katro", yang terlintas di pikiran saya pertama kali adalah soto dengan mangkok bathok atau tempurung kelapa. Tapi kenapa penulisannya "saoto" dan bukan "soto"? Sempat terpikir ada kesalahan penulisan.

Mengintip sedikit tentang soto dan sejarahnya, ternyata saoto adalah sebutan lain untuk soto yang digunakan di daerah Solo dan bukan karena kesalahan penulisan. Sebutan soto yang beragam adalah hasil karya masyarakat kita yang suka mengucapkan istilah-istilah seenak lidah. Kuliner soto yang didirikan Mbah Katro akhir tahun lalu ini memang mengusung genre soto Solo, sehingga penamaannya pun memakai istilah daerah asalnya.

Sebelum memasuki kompleks saung bambu, kami berhenti di saung bambu utama untuk memesan soto daging sapi, menu satu-satunya yang ditawarkan Mbah Katro. Namun untuk teman makannya bisa memilih tempe goreng, sate usus atau sate telur puyuh yang di bumbu bacem.

Memasuki deretan saung-saung bambu kita bisa memilih ingin duduk di lesehan dengan tikar atau duduk di bangku bambu. Dari tempat kami duduk, Candi Sambisari tampak mengintip dengan puncaknya (Candi Sambisari terletak 6,54 m di bawah permukaan tanah, jadi meskipun dekat hanya terlihat puncaknya). Di kompleks saung bambu itu kita bisa menemukan rawa buatan, ayunan dan jugkat-jungkit sederhana yang terbuat dari bambu. Sebuah pelengkap yang pas dengan pemandangan sawah sebagai background utamanya. Jika sedang beruntung kita akan menemukan burung bangau terbang rendah di sekitar area persawahan. Pemandangan yang tak biasa inilah yang menjadi daya tarik Saoto Bathok.

Seolah sudah diatur waktunya, pesanan pun datang setelah kami puas menikmati pemandangan. Asap tipis mengepul dari mangkok-mangkok bathok yang berisi soto daging sapi lengkap dengan nasi. Sambal, irisan jeruk nipis dan tempe yang kami pesan disajikan dalam piring-piring tanah liat berukuran kecil. Penyajian Saoto Bathok memang berkesan tradisional dan unik. Sangat cocok dengan tempat dan suasana alam pedesaannya yang kental.

Segar dan tidak berlemak adalah sensasi pertama yang kita rasakan ketika mencicipi kuah Saoto Bathok yang bening. Sudah menjadi ciri khas soto Solo yang lebih menonjolkan rasa segar perpaduan kuah bening dan kecambah daripada rasa rempah yang dominan seperti kuliner soto kebanyakan. Soto akan semakin nikmat ketika ditambahkan perasan air jeruk nipis dan memakannya bersama tempe goreng. Bisa juga ditambah sambal dan kecap.

Usai menandaskan sebathok saoto, iseng saya bertanya pada bapak-bapak yang sedang meracik soto. Siapa yang menyangka sang bapaklah yang bernama Mbah Katro. Padahal jika dilihat dari penampilannya Mbah Katro masih terlalu muda untuk dipanggil "mbah" (sebutan kakek dalam bahasa Jawa). Mbah Katro yang sebelumnya adalah pegawai hotel, memutuskan pensiun dini dan menyulap lahannya menjadi warung soto. Ternyata keputusan Mbah Katro untuk pensiun dini adalah keputusan yang tepat. Terbukti meskipun di Jogja banyak kuliner soto yang sudah melegenda, Saoto Bathok Mbah Katro tetap memiliki banyak peminat.

detail

Istana Ratu Boko

Istana Ratu Boko

Sore... Liburan ke Jogja Hemat Ga Bikin Kantong Jebol! stay at Larisa Homestay saja 2.8km dari bandara akses kemana mana mudah Free WIFI, Breakfast, Sepeda Open slot buat Idul Fitri Booking sekarang harga lebih murah! Kalo dadakan sudah 2x lipat bpk/ibu/kakak/adik/om/tante Cek review kita di www.larisahomestay.com Book now!

Istana Ratu Boko adalah sebuah bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, salah satu keturunan Wangsa Syailendra. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara (berarti biara di bukit yang penuh kedamaian) ini didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. Berada di istana ini, anda bisa merasakan kedamaian sekaligus melihat pemandangan kota Yogyakarta dan Candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi.

Istana ini terletak di 196 meter di atas permukaan laut. Areal istana seluas 250.000 m2 terbagi menjadi empat, yaitu tengah, barat, tenggara, dan timur. Bagian tengah terdiri dari bangunan gapura utama, lapangan, Candi Pembakaran, kolam, batu berumpak, dan Paseban. Sementara, bagian tenggara meliputi Pendopo, Balai-Balai, 3 candi, kolam, dan kompleks Keputren. Kompleks gua, Stupa Budha, dan kolam terdapat di bagian timur. Sedangkan bagian barat hanya terdiri atas perbukitan.

Bila masuk dari pintu gerbang istana, anda akan langsung menuju ke bagian tengah. Dua buah gapura tinggi akan menyambut anda. Gapura pertama memiliki 3 pintu sementara gapura kedua memiliki 5 pintu. Bila anda cermat, pada gapura pertama akan ditemukan tulisan 'Panabwara'. Kata itu, berdasarkan prasasti Wanua Tengah III, dituliskan oleh Rakai Panabwara, (keturunan Rakai Panangkaran) yang mengambil alih istana. Tujuan penulisan namanya adalah untuk melegitimasi kekuasaan, memberi 'kekuatan' sehingga lebih agung dan memberi tanda bahwa bangunan itu adalah bangunan utama.

Sekitar 45 meter dari gapura kedua, anda akan menemui bangungan candi yang berbahan dasar batu putih sehingga disebut Candi Batu Putih. Tak jauh dari situ, akan ditemukan pula Candi Pembakaran. Candi itu berbentuk bujur sangkar (26 meter x 26 meter) dan memiliki 2 teras. Sesuai namanya, candi itu digunakan untuk pembakaran jenasah. Selain kedua candi itu, sebuah batu berumpak dan kolam akan ditemui kemudian bila anda berjalan kurang lebih 10 meter dari Candi Pembakaran.

Sumur penuh misteri akan ditemui bila berjalan ke arah tenggara dari Candi Pembakaran. Konon, sumur tersebut bernama Amerta Mantana yang berarti air suci yang diberikan mantra. Kini, airnya pun masih sering dipakai. Masyarakat setempat mengatakan, air sumur itu dapat membawa keberuntungan bagi pemakainya. Sementara orang-orang Hindu menggunakannya untuk Upacara Tawur agung sehari sebelum Nyepi. Penggunaan air dalam upacara diyakini dapat mendukung tujuannya, yaitu untuk memurnikan diri kembali serta mengembalikan bumi dan isinya pada harmoni awalnya. YogYES menyarankan anda berkunjung ke Candi Prambanan sehari sebelum Nyepi jika ingin melihat proses upacaranya.

Melangkah ke bagian timur istana, anda akan menjumpai dua buah gua, kolam besar berukuran 20 meter x 50 meter dan stupa Budha yang terlihat tenang. Dua buah gua itu terbentuk dari batuan sedimen yang disebut Breksi Pumis. Gua yang berada lebih atas dinamakan Gua Lanang sedangkan yang berada di bawah disebut Gua Wadon. Persis di muka Gua Lanang terdapat sebuah kolam dan tiga stupa. Berdasarkan sebuah penelitian, diketahui bahwa stupa itu merupakan Aksobya, salah satu Pantheon Budha.

Meski didirikan oleh seorang Budha, istana ini memiliki unsur-unsur Hindu. Itu dapat dilihat dengan adanya Lingga dan Yoni, arca Ganesha, serta lempengan emas yang bertuliskan "Om Rudra ya namah swaha" sebagai bentuk pemujaan terhadap Dewa Rudra yang merupakan nama lain Dewa Siwa. Adanya unsur-unsur Hindu itu membuktikan adanya toleransi umat beragama yang tercermin dalam karya arsitektural. Memang, saat itu Rakai Panangkaran yang merupakan pengikut Budha hidup berdampingan dengan para pengikut Hindu.

Sedikit yang tahu bahwa istana ini adalah saksi bisu awal kejayaan di tanah Sumatera. Balaputradewa sempat melarikan diri ke istana ini sebelum ke Sumatera ketika diserang oleh Rakai Pikatan. Balaputradewa memberontak karena merasa sebagai orang nomor dua di pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno akibat pernikahan Rakai Pikatan dengan Pramudhawardani (saudara Balaputradewa. Setelah ia kalah dan melarikan diri ke Sumatera, barulah ia menjadi raja di Kerajaan Sriwijaya.

Sebagai sebuah bangunan peninggalan, Istana Ratu Boko memiliki keunikan dibanding peninggalan lain. Jika bangunan lain umumnya berupa candi atau kuil, maka sesuai namanya istana ini menunjukkan ciri-ciri sebagai tempat tinggal. Itu ditunjukkan dari adanya bangunan berupa tiang dan atap yang terbuat dari bahan kayu, meski kini yang tertinggal hanya batur-batur dari batu saja. Telusurilah istana ini, maka anda akan mendapatkan lebih banyak lagi, salah satunya pemandangan senja yang sangat indah. Seorang turis asal Amerika Serikat mengatakan, "Inilah senja yang terindah di bumi."

detail

Citra Elo Rafting, Outdoor Games & Management Training, Riverside Restaurant

Citra Elo Rafting, Outdoor Games & Management Training, Riverside Restaurant

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini Hub kami : 0822 4251 9444 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323 Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay Larisa Homestay

CitraElo adalah perusahaan resmi dan profesional penyelenggara jasa wisata dan pelatihan minat khusus yang telah beroperasi sejak tahun 1999. Layanan yang diadakan oleh perusahaan ini adalah arung jeram, outdoor games, management training dan riverside restaurant.

Seluruh layanan CitraElo dipusatkan di Base Camp CitraElo yang asri dan nyaman, terpisah dari keramaian oleh akses masuk khusus sejauh 600 m dan dikelilingi oleh area persawahan dan sungai. Base Camp ini dapat dicapai dengan kendaraan dari Candi Mendut (5 menit), Candi Borobudur (10 menit), Kota Magelang (20 menit) dan Kota Yogyakarta (40 menit). Base Camp CitraElo dilengkapi oleh berbagai fasilitas, seperti: Main lobby, Riverside restaurant, Sarana kebersihan, Bungy tower, Bungy pool, Open space, Tempat parkir luas serta Keamanan internal.

CitraElo mengemas arung jeram dalam bentuk paket wisata yang aman dan nyaman, sehingga dapat diikuti oleh berbagai kalangan dengan tidak mensyaratkan kemampuan berenang bagi pesertanya. Dengan komitmen untuk tetap mempertahankan predikat Zero Accident, CitraElo menyediakan perlengkapan dan peralatan yang memenuhi standar keamanan internasional yang wajib dikenakan oleh seluruh peserta, serta RiverGuide yang handal dan sarat pengalaman yang akan mendampingi peserta selama pengarungan.

Paket wisata arung jeram dapat dipilih sesuai dengan minat dan kemampuan peserta:

ELO TRIP (Sungai Elo, Magelang)
Ideal untuk Family & Corporate Gathering serta Pelatihan
Tingkat kesulitan: Pemula (Grade I - III+)
Panjang lintasan: 12,5 km (ditempuh dalam 2,5 - 3 jam)
Jadwal trip: Tiap hari (Trip I: 08.00, Trip II: 13.00)
Tarif: Rp. 750.000 per boat (1 boat untuk maksimal 5 peserta)

SERAYU TRIP (Sungai Serayu, Banjarnegara)
Ideal untuk wisata arung jeram yang lebih menantang
Tingkat kesulitan: Menengah (Grade II - IV+)
Panjang lintasan: 24 km (ditempuh dalam 3 jam)
Jadwal trip: sesuai pemesanan (One-Day Trip, dimulai pukul 07.00)
Tarif: Rp. 1.500.000 per boat (1 boat untuk maksimal 5 peserta)

LOWER PROGO TRIP (Sungai Progo, Kulon Progo)
Ideal untuk adrenaline rush yang ekstrim
Tingkat kesulitan: Mahir (Grade III - V+)
Panjang lintasan: 8 km (ditempuh dalam 45 menit)
Jadwal trip: sesuai pemesanan (dimulai pukul 08.00)
Tarif: Rp. 1.500.000 per boat (1 boat untuk maksimal 4 peserta)

Cakupan layanan CitraElo Rafting:

  • Asuransi.
  • Sewa peralatan dan perlengkapan arung jeram + RiverGuide
  • Welcome Tea
  • 1x Snack ringan saat Trip Break
  • 1x Makan setelah pengarungan
  • Transport lokal dari finish ke start point
  • Pemakaian sarana kebersihan
  • Sertifikat

Khusus untuk Serayu Trip ada 1x makan pagi dan transport ekonomi Base Camp CitraElo - Banjarnegara pp.

CitraElo melayani paket-paket kegiatan lainnya seperti outdoor games (airsoft games, paintball, flying fox) dan outdoor management training. Tersedia pula Riverside Restaurant dengan spesialisasi menu tradisional. Silakan hubungi kami untuk informasi lebih detail.

detail

Ketep Pass

Ketep Pass

Sore... Liburan ke Jogja Hemat Ga Bikin Kantong Jebol! stay at Larisa Homestay saja 2.8km dari bandara akses kemana mana mudah Free WIFI, Breakfast, Sepeda 

Open slot buat Idul Fitri Booking sekarang harga lebih murah!
Kalo dadakan sudah 2x lipat bpk/ibu/kakak/adik/om/tante

Cek review kita di www.larisahomestay.com Book now!

Ketep Pass adalah salah nama sebuah Objek wisata di Ketep, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Ketep Pass ini merupakan Obyek Wisata alam yang dikembangkan dengan ciri khas wisata kegunungapian, khususnya Gunung Merapi.Pada tanggal 17 Oktober 2002, Ketep Pass diresmikan sebagai kawasan wisata jalur Solo–Selo–Borobudur (SSB) oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.

Lokasi Ketep Pass berada di puncak Bukit Sawangan (pertengahan antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu). Ketep Pass berada pada ketinggian 1200 meter dpl dan luas areanya kurang lebih 8000 meter persegi. Ketep pass ini berjarak 21 km dari Mungkid, 17 km dari Desa Blabak ke arah timur, 30 km dari Kota Magelang, 35 km dari Kota Boyolali, dan 30 km dari Candi Borobudur. Dari Kota Salatiga yang berjarak sekitar 32 km, Ketep Pass dapat dicapai melalui Kopeng dan Desa Kaponan. Lokasi obyek wisata Ketep Pass ini mudah dijangkau baik dengan bus besar, minibus, sedan atau sejenisnya maupun sepeda motor karena medan jalannya yang tidak terlalu susah untuk dilewati.

Fungsi

  1. Sebagai sarana dokumentasi. Fungsi ini bisa didapat dari adanya film dokumenter yang diputar di dalam bioskop mini.
  2. Sebagai sarana peragaan. Fungsi ini bisa didapat dari adanya komputer interaktif yang menyimpan data-data tentang Gunung Merapi. Komputer ini tersedia di dalam Volcano Centre.
  3. Sebagai sarana edukasi. Fungsi bisa didapat dari adanya Volcano Centre dan Volcano Theatre.
  4. Sebagai sarana penelitian. Yakni sebagai lokasi pengamatan aktivitas Gunung Merapi.
  5. Sebagai sarana rekreasi. Fungsi ini bisa didapat dari adanya gardu pandang dan pelataran Panca Arga.

Fasilitas

Merapi berselubung debu, setelah letusan 2006. Difoto dari Ketep Pass
  • Museum Vulkanologi: Museum ini memiliki luas kurang lebih 550 m persegi. Di dalamnya berdiri miniatur Gunung Merapi, komputer interaktif yang berisi tentang dokumen kegunungapian, beberapa contoh batu-batuan bukti letusan dari tahun ke tahun, poster puncak Garuda yang berukuran 3x3m, poster peringatan dini lahar Gunung Merapi, dan juga beberapa foto dan poster yang menggambarkan kisah dari aktivitas Gunung Merapi.
  • Bioskop mini: Memiliki kapasitas tempat duduk yang cukup banyak, yaitu 78 kursi. Bioskop ini menyajikan film berupa sejarah dari Gunung Merapi yang meliputi peristiwa terbentuknya Gunung Merapi, jalur-jalur pendakian,penelitian di puncak Garuda, letusan dahsyat Gunung Merapi, dan berbagai peristiwa yang terjadi dalam rentetan waktu tertentu. Durasi dari film ini cukup pendek, hanya sekitar 25 menit.
  • Teropong: Jumlah teropong yang ada di Ketep Pass ini adalah dua buah. Masing-masing berada di puncak Panca Arga dan Gardu Pandang.Dengan alat ini, para pengunjung dapat melihat dengan jelas keindahan panorama Gunung Merapi, Merbabu dan gunung-gunung yang lain.
  • Pelataran Pancaarga: Mempunyai arti lima gunung. Lokasi ini merupakan puncak tertinggi di Obyek Wisata Ketep Pass. Dari puncak tertinggi ini pengunjung dapat melihat 5 gunung, yaitu Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, dan Slamet. Selain kelima Gunung tersebut pengunjung juga dapat melihat dan menikmati gunung-gunung kecil dan bukit-bukit yang sangat indah antara lain Gunung Tidar, Gunung Andong, Gunung Pring, Bukit Menoreh, Bukit Telomoyo, dan lain-lain.
  • Gardu panjang: Berupa dua buah gazebo masing-masing dengan ukuran empat persegi panjang dan bangunan segi delapan dengan panjang panjang sisi lima meter. Dari Gardu Padang ini, pengujung dapat melihat keindahan alam Gunung Merapi dan Merbabu, serta hamparan lahan pertanian yang ada di kedua kaki Gunung tersebut.

p Pass yang berudara sejuk sudah difasilitasi 2 gardu pandang untuk menikmati keindahan bukit serta barisan gunung gunung yang berada di deretan ketep pass, seperti GUnung Merapi dan GUnung Merbabu yang menawarkan pemandangan sangat indah khas pegunungan yang menakjubkan. Yang bisa dilakukan di Ketep Pass Selain gardu pandang, di lokasi wisata Ketep Pass juga terdapat museum Vulkanologi yang bisa dikunjungi. Didakla museum ini disimpan aneka benda kegunungan apian sepperti matu kerikil dan foto yang menggambar

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/09/ketep-pass-wisata-alam-di-bukit-sawangan.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
dari jogja membutuhkan waktu sekitar 90 menit berkendara, berjarak sekitar 30km daria candi Borobudur, dan

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/09/ketep-pass-wisata-alam-di-bukit-sawangan.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
Ketep pass hanya berjarak sekitar 21 dari kota Mungkid ibukota dari kabupaten Magelang. Kalau di lalui dari jogja membutuhkan waktu sekitar 90 menit berkendara, berjarak sekitar 30km daria candi Borobudur, dan 35km dari kota Boyolali, Jawa Tengah. Untuk menuju lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda ampat termasuk bus besar pariwisata melalui bukit Kopeng maupun Desa Kaponan

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/09/ketep-pass-wisata-alam-di-bukit-sawangan.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
Ketep pass hanya berjarak sekitar 21 dari kota Mungkid ibukota dari kabupaten Magelang. Kalau di lalui dari jogja membutuhkan waktu sekitar 90 menit berkendara, berjarak sekitar 30km daria candi Borobudur, dan 35km dari kota Boyolali, Jawa Tengah. Untuk menuju lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda ampat termasuk bus besar pariwisata melalui bukit Kopeng maupun Desa Kaponan Gardu Pandang Di ketep Pass yang berudara sejuk sudah difasilitasi 2 gardu pandang untuk menikmati keindahan bukit serta barisan gunung gunung yang berada di deretan ketep pass, seperti GUnung Merapi dan GUnung Merbabu yang menawarkan pemandangan sangat indah khas pegunungan yang menakjubkan. Yang bisa dilakukan di Ketep Pass Selain gardu pandang, di lokasi wisata Ketep Pass juga terdapat museum Vulkanologi yang bisa dikunjungi. Didakla museum ini disimpan aneka benda kegunungan apian sepperti matu kerikil dan foto yang menggambarkan ganasnya gunung merapi. Selain itu juga terdapat ruang bioskop yang memutar film dokumenter tentang kegunungapain serta terbentuknya gunung Merapi . selain itu juga tersedia teropong yang bisa digunakan untuk melihat keindahan MErapi dan Merbabu. Harga Tiket Masuk (HTM) Ketep Pass Parkir Sepeda Motor : Rp2.000,-/unit Parkir Mobil : Rp5.000,-/unit Parkir Mini Bus : Rp7.000,-/unit Parkir Bus Besar: Rp12.000,-/unit Harga Tiket Masuk (HTM) Ketep Pass Tiket Masuk Area dan Museum : Rp7.500/orang Tiket Ketep Volcano Theatre : Rp7.000,-/orang Tiket Teropong : Rp3.000,-/orang Tiket Wisata Mancanegara : US $ 3,-/orang

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/09/ketep-pass-wisata-alam-di-bukit-sawangan.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
Ketep pass hanya berjarak sekitar 21 dari kota Mungkid ibukota dari kabupaten Magelang. Kalau di lalui dari jogja membutuhkan waktu sekitar 90 menit berkendara, berjarak sekitar 30km daria candi Borobudur, dan 35km dari kota Boyolali, Jawa Tengah. Untuk menuju lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda ampat termasuk bus besar pariwisata melalui bukit Kopeng maupun Desa Kaponan Gardu Pandang Di ketep Pass yang berudara sejuk sudah difasilitasi 2 gardu pandang untuk menikmati keindahan bukit serta barisan gunung gunung yang berada di deretan ketep pass, seperti GUnung Merapi dan GUnung Merbabu yang menawarkan pemandangan sangat indah khas pegunungan yang menakjubkan. Yang bisa dilakukan di Ketep Pass Selain gardu pandang, di lokasi wisata Ketep Pass juga terdapat museum Vulkanologi yang bisa dikunjungi. Didakla museum ini disimpan aneka benda kegunungan apian sepperti matu kerikil dan foto yang menggambarkan ganasnya gunung merapi. Selain itu juga terdapat ruang bioskop yang memutar film dokumenter tentang kegunungapain serta terbentuknya gunung Merapi . selain itu juga tersedia teropong yang bisa digunakan untuk melihat keindahan MErapi dan Merbabu. Harga Tiket Masuk (HTM) Ketep Pass Parkir Sepeda Motor : Rp2.000,-/unit Parkir Mobil : Rp5.000,-/unit Parkir Mini Bus : Rp7.000,-/unit Parkir Bus Besar: Rp12.000,-/unit Harga Tiket Masuk (HTM) Ketep Pass Tiket Masuk Area dan Museum : Rp7.500/orang Tiket Ketep Volcano Theatre : Rp7.000,-/orang Tiket Teropong : Rp3.000,-/orang Tiket Wisata Mancanegara : US $ 3,-/orang

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/09/ketep-pass-wisata-alam-di-bukit-sawangan.html
Copyright: tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
detail

Candi Sambisari

Candi Sambisari

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Tak ada perasaan aneh yang menghinggapi Karyowinangun pada sebuah pagi di tahun 1966. Tapi sebuah kejadian langka dialaminya di sawah kala itu, ketika sedang mengayunkan cangkulnya ke tanah. Cangkul yang diayunkan ke tanah membentur sebuah batu besar yang setelah dilihat memiliki pahatan pada permukaannya. Karyowinangun dan warga sekitar pun merasa heran dengan keberadaan bongkahan batu itu.

Dinas kepurbakalaan yang mengetahui adanya temuan itu pun segera datang dan selanjutnya menetapkan areal sawah Karyowinangun sebagai suaka purbakala. Batu berpahat yang ditemukan itu diduga merupakan bagian dari candi yang mungkin terkubur di bawah areal sawah. Penggalian akhirnya dilakukan hingga menemukan ratusan bongkahan batu lain beserta arca-arca kuno. Dan benar, batu-batu itu memang merupakan komponen sebuah candi.

Selang 21 tahun sesudahnya, keindahan candi akhirnya bisa dinikmati. Bangunan candi yang dinamai Sambisari itu berdiri megah di Dusun Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, 10 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Anda bisa menjangkau dengan berkendara melewati lintas jalan Yogya-Solo hingga menemukan papan penunjuk menuju candi ini. Selanjutnya, anda tinggal berbelok ke kiri mengikuti alur jalan.

YogYES sempat kaget ketika sampai di areal candi. Saat mengarahkan pandangan ke tengah areal candi, hanya tampak susunan batu atap yang seolah hanya bertinggi beberapa meter di atas tanah. YogYES bertanya-tanya, apa benar Candi Sambisari hanya sekecil itu? Setelah mendekat, barulah kami mendapat jawabannya. Ternyata, Candi Sambisari berada 6,5 meter lebih rendah dari wilayah sekitarnya.

Candi Sambisari diperkirakan dibangun antara tahun 812 - 838 M, kemungkinan pada masa pemerintahan Rakai Garung. Kompleks candi terdiri dari 1 buah candi induk dan 3 buah candi pendamping. Terdapat 2 pagar yang mengelilingi kompleks candi, satu pagar telah dipugar sempurna, sementara satu pagar lainnya hanya ditampakkan sedikit di sebelah timur candi. Masih sebagai pembatas, terdapat 8 buah lingga patok yang tersebar di setiap arah mata angin.

Bangunan candi induk cukup unik karena tidak mempunyai alas seperti candi di Jawa lainnya. Kaki candi sekaligus berfungsi sebagai alas sehingga sejajar dengan tanah. Bagian kaki candi dibiarkan polos, tanpa relief atau hiasan apapun. Beragam hiasan yang umumnya berupa simbar baru dijumpai pada bagian tubuh hingga puncak candi bagian luar. Hiasan itu sekilas seperti motif-motif batik.

Menaiki tangga pintu masuk candi induk, anda bisa menjumpai hiasan berupa seekor singa yang berada dalam mulut makara (hewan ajaib dalam mitologi Hindu) yang menganga. Figur makara di Sambisari dan merupakan evolusi dari bentuk makara di India yang bisa berupa perpaduan gajah dengan ikan atau buaya dengan ekor yang membengkok.

Selasar selebar 1 meter akan dijumpai setelah melewati anak tangga terakhir pintu masuk candi induk. Mengelilinginya, anda akan menjumpai 3 relung yang masing-masing berisi sebuah arca. Di sisi utara, terdapat arca Dewi Durga (isteri Dewa Siwa) dengan 8 tangan yang masing-masing menggenggam senjata. Sementara di sisi timur terdapat Arca Ganesha (anak Dewi Durga). Di sisi selatan, terdapat arca Agastya dengan aksamala (tasbih) yang dikalungkan di lehernya.

Memasuki bilik utama candi induk, bisa dilihat lingga dan yoni berukuran cukup besar, kira-kira 1,5 meter. Keberadaannya menunjukkan bahwa candi ini dibangun sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa. Lingga dan yoni di bilik candi induk ini juga dipakai untuk membuat air suci. Biasanya, air diguyurkan pada lingga dan dibiarkan mengalir melewati parit kecil pada yoni, kemudian ditampung dalam sebuah wadah.

Keluar dari candi induk dan menuju ke barat, anda bisa melihat ketiga candi perwara (pendamping) yang menghadap ke arah berlawanan. Ada dugaan bahwa candi perwara ini sengaja dibangun tanpa atap sebab ketika penggalian tak ditemukan batu-batu bagian atap. Bagian dalam candi perwara tengah memiliki lapik bujur sangkar yang berhias naga dan padmasana (bunga teratai) berbentuk bulat cembung di atasnya. Kemungkinan, padmasana dan lapik dipakai sebagai tempat arca atau sesajen.

Bila telah puas menikmati keindahan candi, anda bisa menuju ke ruang informasi. Beberapa foto yang menggambarkan lingkungan sawah Karyowinangun sebelum digali dan kondisi awal candi ketika ditemukan bisa ditemui. Ada pula foto-foto tentang proses penggalian dan rekonstruksi candi yang berjalan puluhan tahun, termasuk foto benda-benda lain yang ditemukan selama penggalian, berupa arca dari perunggu yang kini disimpan di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala.

Keindahan Candi Sambisari yang kini bisa kita nikmati merupakan hasil kerja keras para arkeolog selama 21 tahun. Candi yang semula mirip puzzle raksasa, sepotong demi sepotong disusun kembali demi lestarinya satu lagi warisan kebudayaan agung di masa silam.

detail

Cave Tubing Kalisuci

Cave Tubing Kalisuci

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal sebagai kawasan yang tandus dan gersang karena hampir semua topografi wilayahnya terdiri dari perbukitan kapur atau yang lebih dikenal dengan istilah perbukitan karst. Saat musim kemarau tiba, warna hijau tanaman segera berubah menjadi kecoklatan akibat meranggas. Namun, di balik kegersangan perbukitan karst Gunungkidul menyimpan jutaan potensi wisata yang jarang ditemui di tempat lain. Salah satunya adalah gua-gua indah yang tersembunyi di perut bumi dengan sungai yang mengalir deras di dalamnya.

Menyusuri sungai yang mengalir melewati gua-gua bawah tanah menjadi salah satu petualangan wisata yang ditawarkan di Kalisuci, Semanu, Gunungkidul. Dikenal dengan istilah cave tubing, petualangan ini memadukan aktivitas caving (susur gua) dan body rafting. Berbekal informasi bahwa aktivitas cave tubing ini hanya ada di Mexico, New Zealand, dan Gunungkidul, kami pun semakin semangat dan tak sabar untuk segera memulai petualangan baru yang mengasyikkan dan penuh tantangan. Setelah life jacket, helm, dan semua peralatan yang diperlukan terpasang dengan sempurna di tubuh, kami pun mulai menyusuri jalan setapak di antara ladang jati menuju titik dimulainya cave tubing Kalisuci.

Aliran sungai yang berkelak-kelok terlihat dari ketinggian tebing. Airnya yang biru kehijauan terlihat kontras dengan warna coklat tanah, tebing karst, serta daun-daun yang meranggas sehingga menciptakan harmoni lukisan alam yang mempesona. Setelah semua duduk di atas ban pelampung, pengarungan sungai pun dimulai. Ban mulai bergerak seirama aliran air. Saat tiba di arus tenang maka tangan harus difungsikan sebagai kayuh supaya terus melaju, sedangkan saat memasuki jeram ban akan melaju dengan cepat serta berputar-putar mengikuti arus. Di beberapa titik yang penuh dengan bebatuan maupun jeram yang ekstrim dan sulit dilewati, kami terpaksa harus keluar dari sungai dan berjalan kaki sambil mengusung ban pelampung.

Petualangan sesungguhnya dimulai saat aliran sungai memasuki relung Gua Kalisuci dan Gua Gelatik. Sinar matahari menghilang dan berganti dengan suasana remang bahkan gelap, satu-satunya pencahayaan hanya berasal dari headlamp. Stalaktit yang terlihat di atap gua terus meneteskan air, beberapa diantaranya merupakan batu kristal. Tiga ekor kelelawar nampak bergelantungan di langit-langit gua, ikan besar berenang di bawah kaki, dan seekor laba-laba besar menempel di stalagmit. Keindahan gua dan kesejukan sungai yang menyatu dalam keheningan membuat diri enggan beranjak pergi. Berpeluk mesra dengan dinginnya aliran sungai di perut bumi dengan bonus pemandangan alam yang cantik dan eksotik benar-benar menjadi petualangan yang tak kan pernah terlupa.

detail