www.larisahomestay.com +62822 4251 9444 pin bbm: 5E48B488
Price Range ≤ Rp. 200.000
294 item(s) found.

Yogyakarta Juga Punya Tanah Lot: PANTAI KUKUP

Yogyakarta Juga Punya Tanah Lot: PANTAI KUKUP

Yogyakarta Juga Punya Tanah Lot: Pantai Kukup

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

Pantai dengan hamparan pasir putih yang cukup luas ini merupakan salah satu pantai terpopuler di Yogyakarta.

Yang membuat Pantai Kukup tambah unik adalah adanya gugusan terumbu karang yang berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai yang melindungi pantai dari hempasan ombak besar.

Akibatnya, perairan di sekitar pantai ini menjadi tenang , dangkal dan jernih sehingga menjadi seperti sebuah kolam besar yang dihiasi aneka ikan hias berwarna-warni serta biota laut lainnya. Tapi hati-hati ya jangan sampai menginjak bulu babi, karena bisa fatal akibatnya… Ouch!

Dan seperti di Tanah Lot, di sisi timur Pantai Kukup terdapat pulau karang bernama Pulau Jumino. Untuk mencapainya, pengunjung dapat melalui sebuah jembatan penghubung. Di pulau karang tersebut terdapat sebuah gardu pandang yang sengaja dibangun untuk wisatawan yang ingin menikmati pemandangan laut lepas.

detail

Rahasia Pintu Batu Keramat: Pantai Watulawang

Rahasia Pintu Batu Keramat: Pantai Watulawang

Rahasia Pintu Batu Keramat: Pantai Watulawang

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

Terapit di antara dua buah pantai yang cukup terkenal, Pantai Indrayanti dan Pantai Pok Tunggal rupanya tidak membuat nama Pantai Watulawang setenar dua pantai tersebut.

Pantai Watulawang terbagi menjadi dua bagian oleh gua batu yang menawarkan panorama yang luar biasa bila Anda berhasil mencapai puncaknya.

Nama Watulawang atau “Pintu Batu” diperoleh karena di mulut gua tersebut terdapat batu yang berbentuk seperti pintu. Areal pantai di bagian barat gua tidak terlalu luas dan lebih private, sedangkan areal pantai di sebelah timur jauh lebih luas dan biasa digunakan untuk aktivitas air.

Saat menyusuri bibir pantai, Anda akan menjumpai beberapa cekungan-cekungan yang menyerupai kolam pribadi di mana Anda bisa menikmati sensasi kolam pribadi dengan guyuran ombak khas pantai selatan.

Bagi warga lokal, Pantai Watulawang dianggap keramat sering digunakan untuk lokasi upacara adat Nyadran setiap bulan Sya’ban dalam kalender Islam.

Dan konon, pintu batu di mulut gua tersebut hanya dapat terbuka dan bisa dimasuki oleh orang pada saat upacara berlangsung saja. Tak percaya? Buktikan saja sendiri!

detail

Petualangan ke Pantai Perawan: Pantai Dadap Ayam

Petualangan ke Pantai Perawan: Pantai Dadap Ayam

Petualangan ke Pantai Perawan: Pantai Dadap Ayam

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

Saking terpencilnya pantai ini (bahkan di Google Maps saja tidak ada!), yang sering berkunjung ke pantai ini hanyalah warga lokal yang mengumpulkan tanaman Dadap Ayam untuk digunakan sebagai obat tradisional atau rumput laut yang tumbuh di cekungan batu karang.

Hamparan koral yang menghijau akibat tertutup oleh ganggang dan rumput laut sepintas mengingatkan kita akan Pantai Padang Padang di Bali. Berhati-hatilah saat berjalan, karena selain licin juga terdapat permukaan batu yang cukup tajam.

Kalau tak ingin gosong terbakar matahari, Anda dapat berteduh di bawah ceruk karang yang banyak dijumpai di sepanjang pantai.

Jangan lupa untuk membawa serta alas dan perbekalan untuk menikmati piknik di salah satu lokasi paling tersembunyi di Yogyakarta ini. Hembusan angin laut serta deburan suara ombak tentunya bisa membuat pikiran Anda kembali jernih dan santai.

Sebaiknya segera kunjungi pantai ini mumpung masih sepi, karena saat ini tengah dibangun jalan menuju pantai yang membuat aksesnya menjadi jauh lebih mudah.

detail

MENGEJAR MATAHARI DI GUNUNG IRENG

MENGEJAR MATAHARI DI GUNUNG IRENG

MENGEJAR MATAHARI DI GUNUNG IRENG

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

Gunung Ireng merupakan salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit di Gunungkidul. Konon, bukit ini tercipta akibat tendangan sang pendekar Bratasena yang marah karena diganggu kumpulan monyet di puncak Gunung Merapi.
 

Tempat tujuan untuk berburu sunrise di Gunungkidul.

Gunung Ireng berlokasi di kawasan Pengkok, Patuk, Gunungkidul. Meskipun bernama "gunung", tempat ini sebenarnya hanya sebuah bukit berbatu kecil dengan puncak yang gundul. Puncak ini merupakan titik tertinggi di Dusun Srumbung dan dikenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk berburu pemandangan matahari terbit di Yogyakarta.

Bebatuan vulkanis di puncak bukit ini memang berwarna gelap, dengan sedikit pepohonan yang tumbuh di atasnya. Mungkin warna hitam inilah yang membuat lokasi ini disebut sebagai Gunung Ireng, yang dalam bahasa Jawa berarti "gunung hitam".

Seperti destinasi wisata lain di Yogyakarta, masyarakat di sekitar Gunung Ireng memiliki mitos tersendiri tentang proses terbentuknya bukit ini. Konon, bukit ini dibentuk oleh Raden Bratasena alias Bima, salah satu pendekar Pandawa yang terkenal kuat dan mudah marah. Berdasarkan legenda, Raden Bratasena marah karena melihat kumpulan monyet yang asyik bermain di atas gunung Merapi. Raden Bratasena pun bermaksud menendang monyet-monyet nakal tersebut, namun tendangannya justru meleset dan mengenai bebatuan besar di puncak gunung Merapi. Bebatuan ini pun terbang jauh hingga ke kawasan Gunungkidul, dan akhirnya bertumpuk-tumpuk menjadi Gunung Ireng seperti yang kita kenal saat ini.

Dari sisi geologi sendiri, Gunung Ireng merupakan bagian dari gunung api purba di masa Miocene, sekitar 5-23 juta tahun yang lalu. Gunung api ini meletus dan kehilangan bentuknya, namun sisa-sisa gunung tersebut masih bisa kita saksikan hingga saat ini. Sisa-sisa gunung api inilah yang membentuk beberapa formasi batuan vulkanis di kawasan Patuk, termasuk bukit Nglanggeran yang ada di utara Gunung Ireng.

Apapun ceritanya, Gunung Ireng tetap menjadi lokasi favorit para pelancong untuk menikmati fajar terindah di Yogyakarta. Beberapa traveler pun sering mendirikan tenda di dekat kawasan puncak supaya bisa lebih lama menikmati pemandangan dan suasana yang sejuk di kawasan ini. Namun, kita perlu mengingat untuk tidak merusak keindahan destinasi wisata ini dengan tidak membuang sampah sembarangan atau melakukan tindakan vandalisme, seperti yang dijelaskan dalam plang peraturan sebelum kita mendaki ke puncak.

detail

Arung Jeram Magelang Sungai Elo

Arung Jeram Magelang Sungai Elo

Arung Jeram Magelang Sungai Elo

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

Perlu kegiatan wisata yang asyik dan seru bersama keluarga dan rekan? Mari menikmati sensasi wisata sambil bertualang bersama kami. Arung jeram, outdoor games (airsoft games, paintball, flying fox), management training dan riverside restaurant.
 

CitraElo adalah perusahaan resmi dan profesional penyelenggara jasa wisata dan pelatihan minat khusus yang telah beroperasi sejak tahun 1999. Layanan yang diadakan oleh perusahaan ini adalah arung jeram, outdoor games, management training dan riverside restaurant.

Seluruh layanan CitraElo dipusatkan di Base Camp CitraElo yang asri dan nyaman, terpisah dari keramaian oleh akses masuk khusus sejauh 600 m dan dikelilingi oleh area persawahan dan sungai. Base Camp ini dapat dicapai dengan kendaraan dari Candi Mendut (5 menit), Candi Borobudur (10 menit), Kota Magelang (20 menit) dan Kota Yogyakarta (40 menit). Base Camp CitraElo dilengkapi oleh berbagai fasilitas, seperti: Main lobby, Riverside restaurant, Sarana kebersihan, Bungy tower, Bungy pool, Open space, Tempat parkir luas serta Keamanan internal.

CitraElo mengemas arung jeram dalam bentuk paket wisata yang aman dan nyaman, sehingga dapat diikuti oleh berbagai kalangan dengan tidak mensyaratkan kemampuan berenang bagi pesertanya. Dengan komitmen untuk tetap mempertahankan predikat Zero Accident, CitraElo menyediakan perlengkapan dan peralatan yang memenuhi standar keamanan internasional yang wajib dikenakan oleh seluruh peserta, serta RiverGuide yang handal dan sarat pengalaman yang akan mendampingi peserta selama pengarungan.

detail

Testimonial 1

Testimonial 1

Cara Pemesanan 

Hub 0822 4251 9444

detail

Testimonial 2

Testimonial 2

Cara pemesanan

Hub 0822 4251 9444

detail

Testimonial 3

Testimonial 3

Cara Pemesanan

Hub 0822 4251 9444

detail

Testimonial 4

Testimonial 4

Cara pemesanan

0822 4251 9444

detail

Testimonial 5

Testimonial 5

Cara pemesanan

0822 4251 9444

detail

TLOGO PUTRI, Sejuknya Wisata Alam di Lereng Selatan Merapi

TLOGO PUTRI, Sejuknya Wisata Alam di Lereng Selatan Merapi

TLOGO PUTRI,

Sejuknya Wisata Alam di Lereng Selatan Merapi

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

Kawasan puncak yang merupakan daerah berhawa sejuk dan dingin di Yogyakarta tak lain adalah Kaliurang. Kawasan ini terkenal dengan tempat peristirahatan yang menyediakan banyak tempat penginapan dan hotel yang siap menampung tamu wisatawan lokal mauipun luar negeri. Beragam kegiatan wisata yang terdapat di kawasan ini menawarkan keindahan yang bervariasi seperti gardu pandang dan pos pengamatan Merapi, Museum Gunung Merapi, Museum Ullen Sentalu, Wisma Kaliurang, Taman bermain anak, Gua Jepang dan Tlogo Putri. Dari sekian banyak tempat wisata yang merupakan bagian dari kawasan wisata Kaliurang adalah Tlogo Putri yankg terletak di bukit Plawangan.

Tlogo Putri Kaliurang sebagai tempat wisata yang menarik merupakan perpaduan antara wisata air dan wisata alam yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Sleman. Tlogo Putri Kaliurang adalah sebuah embung yang dilengkapi dengan penyewaan kano dan bebek air. Terdapat juga beberapa wahana permainan disekitar embung seperti flying fox, ayunan, bianglala, jungkat jungkit dan beberapa permainan lainnya.

Terdapat banyak pilihan aktivitas wisata yang ditawarkan di Tlogo Putri. Mulai dengan jalan-jalan untuk mencari tempat duduk yang enak untuk melepas kepenatan, naik kano, becak air, bermain jungkat-jungkit dan ayunan, bermain fliying fox, naik bianglala atau hanya sekedar foto-foto saja untuk mencari obyek yang menarik. Ditempat ini juga terdapat segerombolan monyet yang sering menampakkan diri dan tidak terganggu dengan kedatagan para wisatawan. Monyet tersebut tidak akan mengganggu kecuali diganggu lebih dahulu.

Tlogo Putri terletak di kawasan lereng Selatan Merapi dan satu komplek dengan Bukit Plawangan Turgo dan hutan yang dikelola oleh Perhutani. Terdapat juga jalur tracking dengan berjalan kaki memasuki hutan dengan menyusuri jalan setapak sampai akhirnya sampai di obyek wisata Kaliadem atau Kalikuning, Watu Kemloso atau di Air terjun Tlogo Muncar.

Pertunjukan seni juga sering diadakan di tempat ini. Seni yang digelar secara bergantian yang menampilkan grup-grup kesenian seperti jathilan, campur sari, topeng ireng, kubro siswo, orkes melayu, dangdutan, pentas di sebiah panggung yang berada di Tlogo Putri. Bagi yang akan menyaksikan pertunjukan ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Lokasi Obyek Wisata Tlogo Putri

Obyek Wisata Tlogo Putri terletak di Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

 Akses Obyek Wisata Tlogo Putri

Akses untuk menuju tempat ini sangat mudah dimulai dengan menyusuri jalan Kaliurang selanjutnya anda akan tiba di Tlogo Putri sekitar 1 jam perjalanan. Sedangkan bila menggunakan angkutan umum menggunakan trayek Jogja-Kaliurang. Selanjutnya tak berapa lama kemudian sampai di Tlogo Putri Kaliurang yang juga merupakan terminal Kaliurang.

detail

Serunya Bermain di TAMAN KALIURANG

Serunya Bermain di TAMAN KALIURANG

Serunya Bermain di TAMAN KALIURANG

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

Berjarak 28 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, Kaliurang kini menjadi sebuah kawasan wisata alam dan budaya yang memikat, serta menjadi tempat yang menyenangkan untuk rekreasi keluarga.

Bersantai dengan keluarga, orang tua bisa bersantai sambil mengawasi anak-anak bermain di Taman Rekreasi Kaliurang. Di dalam taman seluas 10.000 meter persegi anak-anak bisa bermain ayunan, perosotan, atau berenang di kolam renang mini. Selain itu di taman yang dihiasi oleh patung jin ala kisah 1001 malam dan beberapa jenis hewan ini, anak-anak juga bisa bermain mini car atau memasuki mulut patung seekor naga yang membentuk lorong kecil dan berakhir di bagian ekornya.

Sekitar 300 meter ke arah timur laut dari taman rekreasi terdapat Taman Wisata Plawangan Turgo. Di kawasan taman wisata ini terdapat kolam renang Tlogo Putri yang airnya berasal dari mata air di lereng Bukit Plawangan. Bermain ayunan atau bercanda bersama keluarga di taman bermain yang berada di dalam taman wisata, rasa lelah akan lebur dalam rimbunnya taman perhutani.

Melangkahkan kaki menyusuri sisi timur, melihat beberapa ekor monyet yang berloncatan dan berayun di dahan, menikmati kicau burung di jalur berbatu susun dan tangga berundak di jalan menanjak sejauh 900 meter; mungkin akan sedikit melelahkan, tetapi pemandangan Gunung Merapi di saat cuaca cerah dari Bukit Pronojiwo, akan menggantikan rasa lelah dengan kekaguman. Pada perjalanan ke puncak Pronojiwo, YogYES sempat adu lari dengan seorang turis asing asal Inggris bernama Nick (47 tahun). Meski memenangkan adu lari, tapi perasaan menyatu dengan suasana alamlah yang paling membahagiakan. Air minum yang dijual oleh wanita penjaja minuman di puncak Pronojiwo bisa melepas rasa dahaga sambil menikmati Merapi yang berdiri tegak di tengah rimbunnya hamparan hijau. Setiap hari libur, Merapi bisa dilihat melalui teropong yang disewakan.

Sesampainya kembali di lokasi taman bermain, bersantailah sejenak di Tlogo Muncar. Meredakan letih sambil menikmati air yang terjun di sela-sela bebatuan. Biasanya air akan mengalir dengan deras di musim penghujan.

Jika ingin menikmati pemandangan Kaliurang, para pengunjung bisa berkeliling menggunakan kereta kelinci yang dikenal dengan istilah sepoer. Kendaraan ini biasa mangkal di depan taman wisata yang dipenuhi dengan kios-kios penjaja makanan. Jalur yang dilaluinya mengitari kawasan wisata Kaliurang dari timur ke barat. Melewati gardu pandang yang terletak di sebelah barat, Merapi akan terlihat jelas ketika cuaca cerah.

Bila ingin merasakan sejuknya angin dan heningnya malam di Kaliurang, berbagai villa, bungalow, pesanggrahan atau pondok wisata bisa menjadi pilihan. Tarifnya juga beragam, mulai dari yang 25 ribuan hingga 200 ribuan. Beberapa penginapan yang bisa anda nikmati, antara lain: Bukit Surya, Puri Indah Inn (bintang 3), Wisma Sejahtera, dll.

Sebelum pulang pastikan untuk membawa sedikit oleh-oleh yang dijajakan. Mulai dari buah-buahan produksi petani lokal hingga makanan khas yakni tempe dan tahu bacem serta jadah (makanan yang terbuat dari beras ketan dan parutan kelapa).

Hamparan hijau di kaki gunung, udara sejuk dan segala paket kemewahan alamnya, akan meredakan segala kepenatan dan memberikan kesegaran dari hiruk pikuknya perkotaan.

detail

TAHURA: Taman Hutan Raya Gunungkidul

TAHURA: Taman Hutan Raya Gunungkidul

TAHURA: Taman Hutan Raya Gunungkidul

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

 

Taman Hutan Raya ( Tahura) Gunungkidul, terletak di kawasan Hutan Bunder, Pathuk, Gunungkidul. Letak yang bersebelahan dengan kawasan dengan Rest Area Bunder yang sering di gunakan untuk camping Pelajar. Hutan yang letaknya sangat strategis dan sangat cocok untuk di kunjungi bagi wisatawan yang suka berwisata alam.

Dengan luas 634 hektar, kawasan Tahura di Bunder menjadi salah satu kawasan yang masih di gunakan untuk konservasi (penelitian) Pelajar dari Gunungkidul maupun Luar Gunungkidul. Keragaman flora dan fauna yang terdapat di kawasan Tahura menjadi objek penelitian Pelajar yang datang ke Tahura.

Sungai Oya yang mengalir di sepanjang hutan, aroma harum dari tumbuhan kayu putih, dan penangkaran Rusa menjadi komposisi yang sangat menarik untuk menyambut wisatawan yang akan datang. Selain itu, Wisatawan juga bisa mengunjungi Sendang Mole dan Pabrik penyulingan Kayu Putih yang berdiri sejak tahun 1980-an.

Selain Wisatawan yang sengaja mengunjungi untuk wisata Alam, tak sedikit Pengunjung yang memanfaatkan Tahura di Bunder untuk foto prewed.  Dengan pemandangan pepohonan yang menjulang tinggi seakan tumbuh dengan seragam. Menjadikan moment menjadi lebih sempurna.

Dengan menaiki mobil atau sepeda motor Pengunjug bisa berkeliling menikmati pemandangan. Bagi pengunjung yang hanya ingin bersantai melepas lelah sembari menikmati sejuknya huta sudah di sediakan tempat untuk beristirahat (rest area).

Tahura yang di resmikan pada Desember 2012 oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Bowono X. Rencananya akan di kembangkan menjadi 3 Zona. Zona I terdiri dari atraksi gajah, areal cycling, camping ground, kuliner gantung dan cultur show. Zona II terdiri dari research centre, pabrik minyak kayu putih, persemaian dan pusat indukan rusa. Zona III terdiri dari penangkaran reptil, taman burung, koleksi satwa dan agroforestry, arboretum dan plaebotani karst. Menurut isu yang beredar Pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebesar 5 M untuk mewujudkan semua rencana tersebut.

Mudah-mudahan pembangunan sarana dan prasarana yang terlaksana dengan lancar Amin. Selamat berlibur…

 

detail

PANTAI NGUNYAHAN: Surga Indah di Samping Ngobaran

PANTAI NGUNYAHAN: Surga Indah di Samping Ngobaran

PANTAI NGUNYAHAN: Surga Indah di Samping Ngobaran

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

 

Pantai Nguyahan merupakan pantai kecil berpasir putih yang diapit oleh tebing karang di sisi kanan dan kirinya. Pantai ini mempunyai pemandangan yang asri dan masih alami, tidak begitu banyak dipadati oleh riuhnya wisatawan. Pengunjung bisa duduk-dukuk bersantai di gubug-gubug bambu sederhana, sembari menikmati pemandangan alam, suara deburan ombak dan sejuknya semilir angin lautan.

Ada desa nelayan kecil di sisi bukit yang menghadap ke lautan. Selain ikan, nelayan di Pantai Nguyahan juga mencari lobster dan landak laut yang keduanya menjadi menu favorit bagi warung-warung makan di sekitar Pantai Ngobaran. Paduan antara keindahan alam dan suasana pantai yang tenang, membuat Pantai Nguyahan sebagai pilihan tepat untuk sedikit mengendapkan hati dari kepenatan hidup sehari-hari.

Menurut cerita masyarakat setempat, sejak zaman penjajahan Belanda, Pantai yang berada disebalah barat Pantai Ngobaran sering digunakan sebagai tempat pembuatan garam atau dalam bahasa Jawa disebut uyah. Mulai saat itu hingga kini pantai tersebut dikenal dengan nama Pantai Nguyahan.

Pantai ini turut menjadi saksi penjajahan Belanda saat meminta upeti berupa garam di Pantai Nguyahan. Berbeda dengan Pantai Ngobaran yang sudah sangat terkenal dengan multikultural dan aroma mistisnya. Belum banyak yang mengetahui Pantai Nguyahan ini, maka jelas saja pantai ini cenderung sepi karena memang tidak terdapat papan penunjuk ke pantai ini. Padahal pantai ini merupakan satu paket dengan Pantai Ngobaran.

Jika anda tidak bisa melakukan bermain air dan pasir di Pantai Ngobaran, maka anda dapat melakukannya di Pantai Nguyahan ini. Pantai Nguyahan juga sering digunakan oleh penduduk sekitar yang mencari tumbuhan sejenis algae yang biasa disebut dengan suket paris.

Lokasi

Terletak di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta, pantai Nguyahan merupakan pantai yang lokasinya paling dekat dibandingkan lokasi pantai yang lain. Pantai Nguyahan bersebelahan dengan pantai Ngobaran, hanya dibatasi satu tanjakan saja. Tidak jauh dari pantai Nguyahan dan pantai Ngobaran, ada satu lagi pantai yang juga menjadi pantai nelayan, yakni pantai Ngrenehan. Jadi, bisa dibilang, ketiga pantai ini sejajar.

Berkunjung ke Pantai Nguyahan menikmati keindahan pantai, keunikan budaya dan sejarahnya namun untuk bermain air dan berenang di pantai tersebut kurang bisa leluasa karena pantai tersebut terdapat banyak sekali terumbu dan batu karang.

Namun kita tak perlu khawatir karena di sebelah pantai ngobaran terdapat sebuah pantai berpasir dan datar yang menarik untuk bermain air dan berenang. Nama pantai tersebut adalah pantai Nguyahan. Pantai Nguyahan terletak sama seperti pantai Ngobaran yaitu di  Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul.

Pantai ini mempunyai keindahan yang tersembunyi dikalangan wisatawan. Tidak terlalu sulit untuk menemukannya, anda hanya berjalan melewati bebatuan dari pantai ngobaran, dan anda akan menemukan pantai ngunyahan ini, memang belum terdapat akses jalan yang bagus untuk menuju kepantai ini, namun bukan menjadi hal yang berat semua itu karena anda akan terpuaskan dengan keindahan yang ada di pantai ini.

Tersembunyinya Keindahan pantai ini bukan karena keindahannya tidak terlihat telanjang mata, tapi karena pantai ini jarang dijamah wisatawan, padahal letak pantai Nguyahan berdampingan dengan Pantai Ngobaran dan jaraknya hanya sekitar 200-500 meter dari Pantai Ngrenehan. Jalan yang belum baik serta tidak adanya papan petunjuk ke arah pantai menjadi penyebab para wisatawan tidak banyak yang mengetahui ada pantai seindah Nguyahan yang berada di sebelah Ngobaran.

Transportasi

Untuk mencapai lokasi ini tidak terlalu sulit dari kota Wonosari dengan menggunakan angkutan umum menuju arah Paliyan – Playen dan dilanjutkan dengan ojek untuk sampai ke pinggiran pantai, karena angkutan umum tidak bisa masuk ke kawasan ini.

Jika dengan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat Anda bisa melewati Jalur Selatan melewati Panggang seperti yang ada pada peta lokasi. Berjalan ke barat sekitar 100 m dari arah Pantai Ngobaran melintasi jalan setapak di sisi Tebing karang, maka sampailah ke Pantai Nguyahan.

Fasilitas dan transportasi

Bagi Anda yang ingin mencoba berwisata ke pantai yang tidak terlalu ramai, cobalah mampir ke pantai Nguyahan ini. Fasilitias seperti toilet dan warung makan juga ada. Aksesnya dari kota Jogja cukup mudah, Anda tinggal menuju arah Gunung kidul (timur kota Jogja).

Setelah sampai di daerah Playen, belokkan kendaraan menuju arah Paliyan, kemudian Anda akan sampai di pertigaan jalan besar dengan petunjuk arah di dekatnya. Ambil arah menuju pantai Baron, pelan-pelan ketika mendekati pasar tradisional. Karena setelah pasar ada persimpangan, Anda perhatikan arah jalan, ada yang menuju arah Ngrenehan (dari pasar ambil jalan lurus) ikuti jalan arah Ngrenehan itu. Selanjutnya petunjuk arah sedikit jumlahnya,

Anda harus melihat dengan pasti petunjuk arah menuju pantai Ngrenehan, Ngobaran, dan Nguyahan. Akses jalan yang tidak terlalu lebar menyebabkan bus-bus besar tidak dapat masuk ke dalam objek wisata pantai ini, meskipun begitu tak mengurangi antusias  pengunjung untuk berkunjung ke pantai Ngunyahan,  untuk menikmati keindahan pesona pantai Ngunyahan, karena objek wisata tersebut masih bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor dan mobil pribadi.

Begitu sampai di pantai Nguyahan, Anda bisa menyusuri bibir pantai ke bagian dari pantai ini di sebelahnya. Ketika menemukan hamparan pasir, duduklah menghadap ke laut lepas, rasakan keheningan dan suara-suara angin dan ombak, resapi dalam hati,

 

detail

PANTAI WEDIOMBO: Pantai Dengan Kolam Renang Alami di Gunung Kidul

PANTAI WEDIOMBO: Pantai Dengan Kolam Renang Alami di Gunung Kidul

PANTAI WEDIOMBO:

Pantai Dengan Kolam Renang Alami di Gunung Kidul

Pantai Wediombo dikenal sebagai pantai yang memiliki batu karang dimana banyak orang yang memancing ikan dari atas batu karang tersebut. Selain itu, pantai Wediombo juga memiliki sebuah “kolam renang” alami yang sering dijadikan tempat berenang oleh pengunjung. Letak “kolam renang” ini berada di pinggir pantai dan dipisahkan oleh batu karang

Dalam bahasa Jawa wedi artinya pasir sedangkan ombo artinya luas. Jadi, arti nama pantai Wediombo secara harfiah adalah pasir yang luas. Meski demikian, pantai ini sebenarnya tidak luas-luas amat. Masih kalah luas jika dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Jogja, misalnya Parang Tritis

Walau demikian pantai ini tetap memiliki daya tarik yang membuatnya menjadi salah satu pantai yang paling banyak dicari di Gunung Kidul. Salah satu daya tarik utama pantai ini adalah batu-batu karang yang biasa digunakan untuk memancing ikan. Kegiatan memancing ikan di atas batu karang di pantai Wediombo dulunya hanya dilakukan oleh penduduk setempat. Namun, kini banyak penggemar mancing yang sering menghabiskan waktu di pantai ini

Lokasi pantai Wediombo berada dibawah permukaan rata-rata tanah sekitar. Untuk mencapai lokasi pantai para pengunjung harus melewati puluhan anak tangga terlebih dahulu. Setelah itu, keindahan panorama pantai Wediombo akan dapat dinikmati dengan leluasa

Pengunjung yang datang ke pantai Wediombo biasanya menghabiskan waktu dengan berenang dan bermain-main pasir — selain tentu saja — memancing ikan dari atas batu karang. Dibandingkan pantai-pantai lain di Gunung Kidul suasana pantai Wediombo ini masih cenderung sepi. Untuk kamu yang ingin mencari tempat untuk menenangkan diri ala pantai, pantai Wediombo bisa menjadi pilihan yang pas

Meski tak seramai pantai lainnya di Gunung Kidul, misalnya Indrayanti, namun fasilitas yang ada pantai Wedimbo ini juga cukup lengkap. Mushola, kamar mandi, warung. Semua sudah tersedia di Wediombo

Lokasi

Desa Jepitu kecamatan Girisubo, kabupaten Gunungkidul, DIY

detail

BUKIT BINTANG: Tempat Terbaik Menikmati Kerlip Gemintang

BUKIT BINTANG: Tempat Terbaik Menikmati Kerlip Gemintang

BUKIT BINTANG:

Tempat Terbaik Menikmati Kerlip Gemintang

Bukit Bintang merupakan salah satu lokasi nongkrong favorit di Yogyakarta. Terletak di perbatasan Bantul dan Gunungkidul, siapa pun yang berkunjung ke kawasan ini dapat menikmati taburan gemintang di langit malam serta kerlip benderang lampu kota dari ketinggian.

Jika Bandung punya kawasan Bukit Moko dan Semarang punya Bukit Gombel sebagai tempat menghabiskan malam sembari menikmati taburan bintang dan kerlip lampu kota, Yogyakarta pun tak mau kalah. Kota ini memiliki Bukit Bintang yang selalu ramai dipadati kawula muda untuk menikmati keindahan malam. Terletak di kawasan Patuk, Bukit Bintang menjadi tempat yang sempurna untuk menikmati senja hingga malam tiba.

Untuk mencapai Bukit Bintang sangatlah mudah. Anda cukup menyusuri jalan menuju Wonosari, Gunungkidul. Bukit Bintang terletak di pinggir jalan setelah naik dari kawasan Piyungan dan sebelum Kecamatan Patuk. Di pinggir jalan utama yang langsung berhadapan dengan tebing itu telah dibangun kursi beton panjang yang bisa dijadikan tempat duduk. Dari kursi beton tersebut pengunjung dapat melihat langsung suasana kota Jogja di malam hari tanpa terhalang oleh apa pun.

Saat cuaca cerah, Bukit Bintang sudah dipadati pengunjung yang kebanyakan muda-mudi sejak sore hari. Biasanya mereka pulang dari berwisata di pantai-pantai Gunungkidul atau memang mengkhususkan datang ke Bukit Bintang. Dari tempat ini pengunjung bisa menyaksikan landskap Gunung Merapi Merbabu dan pesawat yang landing maupuntake off di Bandara Adisucipto. Jika beruntung, pemandangan sunset yang indah dengan warna langit yang menggoda pun bisa dinikmati dari tempat ini.

Dinner Romantis di Bukit Bintang

Puas menikmati sunset, kini saatnya beralih menikmati secangkir teh poci atau kopi guna menghangatkan diri dari hembusan angin yang semakin kencang. Di kawasan Bukit Bintang ini terdapat banyak warung dan kedai kopi sederhana. Meski rata-rata bangunannya semi permanen, tapi pemandangan yang disajikan sangat juara. Sambil menikmati minuman hangat dan obrolan bersama kawan, pengunjung bisa tetap menyaksikan landskap Jogja di malam hari yang mempesona. Jangan lupakan juga jagung bakar aneka rasa sebagai teman ngobrol Anda.

Ingin menikmati dinner romatis bersama orang terkasih? Tak perlu khawatir, Anda bias melakukannya di Bukit Bintang. Selain terdapat aneka warung sederhana, di Bukit Bintang juga ada beberapa restaurant yang bias dijadikan lokasi dinner. Bahkan ada tempat yang memiliki fasilitas outdoor restaurant dengan view Jogja cityscape di malam hari. Perpaduan cahaya lilin di meja, taburan bintang di angkasa, serta lautan cahaya lampu kota semakin menguatkan aura romantisme yang ada.

detail

Pasar Beringharjo: Pasar Tradisional Terlengkap di Yogyakarta

Pasar Beringharjo: Pasar Tradisional Terlengkap di Yogyakarta

PASAR BERINGHARJO: Pasar Tradisional Terlengkap di Yogyakarta

Pasar ini, terletak persis di ujung selatan sisi timur Jalan Malioboro-Jalan A Yani. Ketika Anda menyusuri Jalan Malioboro kearah selatan, maka Pasar Beringharjo berada di sisi sebelah kiri. Pertandanya cukup mudah, manakala di tepi jalan mulai terlihat kerumunan para pedagang buah, pedagang aksesoris dan jajanan, maka disitulah Beringharjo berada.

Di pasar inilah, pelancong dengan mudah memuaskan hasrat berbelanja. Mulai busana modern, batik, hingga busana tradisional semua ada disini. Koleksinya sangat lengkap. Demikian pula bila Anda menginginkan busana rumahan, busana santai, untuk dewasa ataupun anak-anak. Bukan hanya busana, perlengkapan lain seperti sepatu, sandal dan tas juga banyak diperdagangkan disini dengan harga yang bervariasi mulai puluhan hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah dan tentu saja sangat bisa dinego.

Pasar Beringharjo Buka Jam 05.00 dan tutup pada pukul 17.00 WIB.

Pasar Beringharjo saat ini merupakan pasar berskala nasional yang pada 2013 didapuk sebagai Pasar Terbaik Nasional yang terdiri dari empat lantai.

Lantai 1: Koleksi batik yang lengkap,pakaian jadi, batik bahan sutra, chiffon sampai katun. Selain itu, ada juga blangkon, tas, sendal dengan motif batik.

Lantai 2: Bahan dasar jamu dan rempah-rempah herbal.

Lantai 3: Kerajinan antik.

Lantai 4: Kerajinan tangan yang menarik diantaranya tas anyaman, sandal etnik, dan perkakas tradisional. Selain itu, lantai ini terdapat pasar buah dan sayur mayur.

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

detail

TUGU JOGJA: Landmark Kota Jogja yang Paling Terkenal

TUGU JOGJA: Landmark Kota Jogja yang Paling Terkenal

TUGU JOGJA: Landmark Kota Jogja yang Paling Terkenal

Tugu Jogja merupakan landmark Kota Yogyakarta yang paling terkenal. Monumen ini berada tepat di tengah perempatan Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Jendral Soedirman, Jalan A.M Sangaji dan Jalan Diponegoro. Tugu Jogja yang berusia hampir 3 abad memiliki makna yang dalam sekaligus menyimpan beberapa rekaman sejarah kota Yogyakarta.

Tugu Jogja kira-kira didirikan setahun setelah Kraton Yogyakarta berdiri. Pada saat awal berdirinya, bangunan ini secara tegas menggambarkan Manunggaling Kawula Gusti, semangat persatuan rakyat dan penguasa untuk melawan penjajahan. Semangat persatuan atau yang disebut golong gilig itu tergambar jelas pada bangunan tugu, tiangnya berbentuk gilig (silinder) dan puncaknya berbentuk golong (bulat), sehingga disebut Tugu Golong-Gilig.

Secara rinci, bangunan Tugu Jogja saat awal dibangun berbentuk tiang silinder yang mengerucut ke atas. Bagian dasarnya berupa pagar yang melingkar sementara bagian puncaknya berbentuk bulat. Ketinggian bangunan tugu pada awalnya mencapai 25 meter.

Semuanya berubah pada tanggal 10 Juni 1867. Gempa yang mengguncang Yogyakarta saat itu membuat bangunan tugu runtuh. Bisa dikatakan, saat tugu runtuh ini merupakan keadaan transisi, sebelum makna persatuan benar-benar tak tercermin pada bangunan tugu.

Keadaan benar-benar berubah pada tahun 1889, saat pemerintah Belanda merenovasi bangunan tugu. Tugu dibuat dengan bentuk persegi dengan tiap sisi dihiasi semacam prasasti yang menunjukkan siapa saja yang terlibat dalam renovasi itu. Bagian puncak tugu tak lagi bulat, tetapi berbentuk kerucut yang runcing. Ketinggian bangunan juga menjadi lebih rendah, hanya setinggi 15 meter atau 10 meter lebih rendah dari bangunan semula. Sejak saat itu, tugu ini disebut juga sebagai De Witt Paal atau Tugu Pal Putih.

Perombakan bangunan itu sebenarnya merupakan taktik Belanda untuk mengikis persatuan antara rakyat dan raja. Namun, melihat perjuangan rakyat dan raja di Yogyakarta yang berlangsung sesudahnya, bisa diketahui bahwa upaya itu tidak berhasil.

Bila anda ingin memandang Tugu Jogja sepuasnya sambil mengenang makna filosofisnya, tersedia bangku yang menghadap ke tugu di pojok Jl. Pangeran Mangkubumi. Pukul 05.00 - 06.00 pagi hari merupakan saat yang tepat, saat udara masih segar dan belum banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang. Sesekali mungkin anda akan disapa dengan senyum ramah loper koran yang hendak menuju kantor sirkulasi harian Kedaulatan Rakyat.

Begitu identiknya Tugu Jogja dengan Kota Yogyakarta, membuat banyak mahasiswa perantau mengungkapkan rasa senangnya setelah dinyatakan lulus kuliah dengan memeluk atau mencium Tugu Jogja. Mungkin hal itu juga sebagai ungkapan sayang kepada Kota Yogyakarta yang akan segera ditinggalkannya, sekaligus ikrar bahwa suatu saat nanti ia pasti akan mengunjungi kota tercinta ini lagi.

detail

Pesona Pengklik Pantai Samas

Pesona Pengklik Pantai Samas

Pesona Pengklik Pantai Samas

Pantai Samas terletak di sebelah barat pantai Parangtritis, tepatnya di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, sekitar 14 (empat belas) kilometer arah selatan Kota Bantul. Dari Yogyakarta, Anda dapat menuju ke arah barat daya kurang lebih sejauh 35 (tiga puluh lima) kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Pantai Samas cukup mudah untuk dicapai dengan kendaraan, baik pribadi maupun umum, karena prasarana jalan yang telah dibangun dengan baik. Perjalanan pun cukup menyenangkan karena melewati bentangan sawah yang menghijau dan banyak pohon kelapa di pinggir jalan.

Pantai Samas ini terkenal dengan keindahan pantainya yang disertai dengan angin kencang, ombak laut yang besar, delta-delta sungai dan danau air tawar yang membentuk telaga yang digunakan untuk pengembangan ikan dan udang galah. Namun perlu diperhatikan bentukan bibir pantai yang agak curam sehingga Anda disarankan untuk tidak mandi di pantai Samas karena cukup bahaya.

Di pantai alami yang berpasir putih ini, Anda juga dapat menikmati keindahan laut dengan menaiki Mercusuar Patehan. Selain itu juga telah dikembangkan terminal, tempat parkir, MCK, penginapan, SAR, jaringan listrik, mushola, dan rumah makan. Di tempat itu, Anda dapat pula menyaksikan usaha pemeliharaan ikan dan udang yang dilakukan oleh Sub Dinas Perikanan Propinsi DIY. Beberapa upacara adat juga dilakukan di Pantai Samas ini seperti Upacara Kirab Tumuruning Maheso Suro, Labuhan Sedekah Laut, Pentas Seni Budaya (saat liburan dan lebaran)

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

 

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

 

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

detail

PANTAI TIMANG GUNUNG KIDUL, PANTAI UNIK NAN CANTIK DI JOGJA

PANTAI TIMANG GUNUNG KIDUL, PANTAI UNIK NAN CANTIK DI JOGJA

Pantai Timang Gunungkidul merupakan salah satu pantai yang tersebar di wilayah Gunungkidul. Perjalanan untuk menuju pantai ini sangat menantang. Jalan untuk menuju ke pantai ini sangat terjal dan berbatu. Pantai Timang memiliki pemandangan yang sangat menawan dengan pasir putih yang terhampar bersih disepanjang pesisir pantai ini. Tumbuhan pandan berderet tumbuh subur disekitar pantai ini menambah keindahan panorama Pantai Timang Gunungkidul ini. Pengunjung pantai ini belum sebanyak pantai lainnya yang sudah terkenal sebelumnya sehingga bila anda perhatikan suasana di pantai ini masih terkesan alami.

Kereta Gantung Di Pantai Timang

Pantai Timang Gunungkidul ini sebenarnya dibagi menjadi dua areal yang berbeda, pada bagian pertama berada di sebelah Timur yang merupakan pantai dengan pasir yang berwarna putih bersih sama dengan kebanyakan pantai putih lainnya. Sedangkan pada bagian kedua yang berada pada sisi bagian Barat berupa perbukitan batu-batuan yanng cukup terjal yang berbatasan langsung dengan laut. Pada pantai berbatu ini pemandangan akan sangat indah karena terdapat batu yang cukup besar berdiri kokoh di pinggir pantai. Batu besar atau pulau tersebut dikenal dengan nama Batu Panjang atau Pulau Panjang dan Pulau Timang.

Pulau Timang Gunungkidul memang bukan pulau seperti pada umumnya yang berupa sebidang tanah dengan pesisir yang berpasir. Pulau ini tidak lebih berupa bongkahan batu karang yang besar dengan tebing yang sangat curam. Untuk mencapai Pulau Timang ini wisatawan harus menggunakan semacam gantole tradisional atau kereta gantung yang terbuat dari kayu dan bambu yang dirangkai dengan tambang tali plastik yang sangat kuat sehingga dapat menopang berat badan dari seseorang dan selanjutnya ditarik oleh beberapa orang sehingga gantole tersebut akan bergerak ke arah Pulau Timang.

Jarak luncur dari gantole ini sekitar 50-100 me kearah barat dari Pantai Timang. Dibutuhkan mental yang kuat bila ingin mencoba menyeberang kesana, karena sepanjang jarak tersebut anda akan meluncur sendirian menaiki gantole diatas lautan yang dalam dengan ombak yang besar.

Dibalik kerasnya perjuangan menuju kesana, ternyata Pulau Timang tempat yang paling baik untuk mencari hasil laut. Masyarakat setempat sering menggunakan kereta gantung ini menuju Pulau Timang untuk mencari hasil laut yang banyak terdapat di sana terutama Lombster. Hasil laut berupa Lobster yang memiliki nilai jual yang tinggi inilah yang membuat mayarakat setempat sampai rela bersusah payah dan berjuang untuk menuju kesana dengan medan berbahaya untuk mendapatkan hasil tangkapan tersebut.

Lokasi Pantai Timang Gunungkidul

Pedukuhan Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rute untuk menuju Pulau Timang Gunungkidul

Perjalanan dari Yogyakarta menuju Pantai Timang memakan waktu sekitar 3 jam. Jarak dari kota Wonosari sampai sampai Pulau Timang sekitar 35 km. Wonosari – menuju ke arah Pantai Baron – Pertigaan Mulo – menuju ke arah Pantai Siung – Pasar Dakbong – jalanan berbatu – Pantai Timang. photos source : flickr

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^ 
Cukup 100rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-822-4251-9444 / +62744987811

 

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay

 

Best Regards,

Larisa Homestay

--------------------------------------------

detail