www.larisahomestay.com +62822 4251 9444 pin bbm: 5E48B488
Price Range ≤ Rp. 200.000
294 item(s) found.

Umbul Pajangan

Umbul Pajangan

Haaiii semua ??? jangan bingung mau liburan kemana, mending ke Yogyakarta aja.

Larisa Homestay menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat lho. Pluuussss FREE WIFI + BREAKFAST+ BIKE RENT... start from 100K
Tunggu apa lagi langsung reservasi aja, Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Ngemplak adalah nama salah satu kecamatan di Kab. Sleman, DI Yogyakarta. Letaknya ada di arah timur laut wilayah Kab. Sleman. Kecamatan Ngemplak terbagi ke dalam lima desa/kelurahan, yaitu Wedomartani, Umbulmartani, Widodomartani, Bimomartani, dan Sindumartani.

Rute nyepeda jelas blusukan. Pokoknya ke arah utara dilanjutkan ke timur, dan sebaliknya. Tak terasa kami sudah sampai di desa Wedomartani. Di pinggir jalan raya, kami berjumpa dengan sebuah sendang (mata air) yang diberi nama Umbul Pajangan oleh warga setempat.

Sebenarnya, rute yang paling mudah adalah dengan mengikuti Jl. Babadan-Maguwoharjo ke arah utara. Kemudian berbelok kiri (barat) di sebuah pertigaan yang di tengahnya ada papan petunjuk arah warna hijau.

Untuk menuju Umbul Pajangan, pengunjung harus menyusuri pematang sawah. Tenang saja, jalannya sudah diperkokoh dengan semen. Jaraknya dari jalan raya hanya sekitar 30 meter.

Wujud dari Umbul Pajangan ini cukup unik, sebab seakan dikelilingi oleh reruntuhan bangunan. Menurut sumber yang kuperoleh dari internet, reruntuhan itu adalah sisa-sisa dari proyek pengairan pemerintah di tahun 1987 yang urung terlaksana karena protes dari warga sekitar. Siapa yang tak tertarik? Umbul Pajangan ini airnya jernih, tak pernah surut di musim kemarau, dan debit airnya mencapai 65 liter per detik.

Selain untuk tempat berenang, Umbul Pajangan juga dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai sumber irigasi sawah dan juga mencuci pakaian, hahaha. Kabarnya Umbul Pajangan juga jadi pilihan warga untuk lokasi ritual padusan sebelum memasuki bulan puasa. Oh ya, di lokasi Umbul Pajangan juga terdapat warung sederhana yang menyewakan ban dan menjajakan cemilan pengganjal perut.

 

detail

Sunday Morning UGM

Sunday Morning UGM

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Menikmati libur akhir pekan di Yogyakarta merupakan pilihan yang sangat tepat. Banyak tempat-tempat wisata yang bisa dinikmati, tempat berbelanja oleh-oleh khas Jogja pun tidak sulit untuk dijumpai, bahkan tempat-tempat yang memiliki potensi untuk menarik wisatawan sejenak “mampir” menambah istimewanya kota Jogja.

Bagi masyarakat Yogyakarta, tempat ini sudah tidak asing lagi. Bahkan sudah menjadi rutinitas sebagian orang untuk “jajan” di tempat ini. Tempat yang disebut SunMor atau Sunday Morning.

Sunday Morning adalah suatu istilah yang sering digunakan oleh kalangan masyarakat sekitar maupun kalangan mahasiswa – mahasiswi yang menjuluki tempat menjajakan dagangannya di area kampus UGM.

Pada awalnya, area kampus UGM pada hari minggu hanya digunakan untuk berolahraga oleh masyarakat sekitar dari berbagai usia dan juga kalangan. Seiring dengan banyaknya masyarakat yang berolahraga sekaligus menikmati libur akhir pekan di kawasan ini mendorong para pedagang untuk menjajakan dagangannya dengan mendirikan lapak-lapak di sekitar area Lembah UGM yang dijadikan spot olahraga itu.

Dan kini lokasi tersebut dijadikan seperti “pasar” yang hanya diadakan setiap hari minggu saja. Hingga saat ini, tidak hanya 10 ataupun 20 pedagang yang membuka lapak di kawasan kampus UGM ini. Bahkan mahasiswa-mahasiswi pun juga turut serta membuka lapak dan menjajakan dagangannya disana sebagai sambilan.

Sunday Morning terletak di sepanjang jalan Notonegoro kabupaten Sleman. Apabila kompasioner belum mengetahui jalan ini, kita bisa lewat dari Perempatan Sagan hingga Selokan Mataram, atau jalan paling timur di Kampus UGM. Lokasi Sunmor memiliki akses yang mudah dijangkau, apabila ingin kesana dapat menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Akses tempat ini bisa dari mana saja, dari arah Jalan Kolombo (dari selatan) dan Jalan Selokan Mataram (dari utara).

Para pedagang yang membuka lapaknya disini sudah mempunyai tempat sendiri untuk jualan yang sudah diatur oleh paguyuban mereka. Namun, fenomena seperti ini pasti menimbulkan dampak positif dan negatifnya, banyaknya para pegadang dan menyempitnya area jalan Notonegoro di hari minggu tak elak menyebabkan polemik baru di kawasan ini. Para pegadang ini membuka lapaknya di sisi atau lajur sebelah kiri di jalan Notonegoro ini. Tidak hanya tenda-tenda yang digunakan untuk membuka lapak dagangan, ada pula yang menjajakan dagangannya dengan menggunakan mobil. Ada juga pedagang yang tak mematuhi peraturan dengan menempatnya atau membuka lapak dagangannya di area yang seharusnya tidak digunakan untuk membuka lapak. Hal ini makin menyebabkan penyempitan jalan.

Bila dicermati, kini Sunday Morning (SunMor) menjadi potensi menarik bagi para wisatawan atau dapat di jadikan sebagai tempat wisata. Namun alangkah baiknya apabila SunMor dapat di benahi agar para pengunjung yang ingin membeli barang atau pun jajanan disana dapat merasa nyaman.

Ada bebagai alternative yang dapat dilakukan apabila SunMor dijadikan sebagai obyek wisata.

Seperti halnya :

· Di alihkannya area parkir SunMor yang biasanya di kawasan sekitar depan masjid ke area-area yang lebih luas, agar tak terjadi lagi penyempitan jalan di kawasan ini.

· Bisa juga di lakukan penutupan jalan di area ini apabila hari minggu, bisa dialihkan melalui jalan lain.

· Di area SunMor dapat diadakan pentas seni, hiburan ataupun kreatifitas lainnya agar menambah daya tarik pengunjung.

· Peninjauan kembali para pegadang yang membuka lapaknya harus sesuai pihak pengelola SunMor agar tidak membuka lapaknya di sembarang tempat.

Alternative – alternative seperti inilah yang dapat dijadikan referensi ataupun masukan dalam pengembangan area SunMor. Dan apabila keberadaan SunMor ini dapat ditata ulang kembali, SunMor dapat dijadikan sebagai tempat tujuan wisata pada hari Minggu yang memiliki daya tarik sendiri bagi wisatawan yang berkunjung di Yogyakarta.

Bagi para pedagang keberadaan SunMor ini sangat strategis dan dapat menguntungkan dalam usaha promosi atau menjajakan barang dagangannya. Bagi para mahasiswa maupun mahasiswi yang membuka lapaknya di area ini pun, keberadaan SunMor dapat dijadikan tempat untuk menggali potensi berwirausaha mereka.

Selamat berakhir pekan :)

detail

Xt Square Jogja

Xt Square Jogja

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Memang tidak salah jika Jogja disebut sebagai kota seni dan budaya. Baru-baru ini terdapat wahana wisata baru bertema kesenian di Jogja. Bukan sembarang kesenian karena menampilkan lukisan-lukisan unik. Ya, lukisan 3 dimensi yang menjadi objek yang dipamerkan.

  Museum lukisan 3Dsebenarnya seperti lukisan-lukisan pada umumnya. Namun yang membuat berbeda adalah objek yang ada di lukisan tampak seperti asli sehingga menyebabkan tampak seperti ada objek aslinya. Museum ini terdapat di XT Square yang merupakan arena kerajinan dan kuliner yang beralamatkan di Jl Veteran, Pandean, Umbulharjo. Museum 3D berada di De`Mata ~ Trick Eye Museum, yang letaknya di basement Gedung Umar Kayam.

Untuk dapat masuk ke dalam museum 3D maka pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar 50.000 rupiah per orang. Namun kali ini, mungkin karena masih dalam periode promosi, cukup membayar 35.000 saja per orang. Walau sekarang masih dalam periode promosi namun sebenarnya sudah naik karena pada awal periode promosi hanya dikenakan biaya masuk 25.000 saja per orang.

detail

Jalan Jalan Dan Hunting Foto DI KP4 UGM

Jalan Jalan Dan Hunting Foto DI KP4 UGM

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Yang suka hunting foto atau suka berfoto selfie ini tempat cocok buat anda

Disini bekas tempat Syuting Film Hos Cokroaminoto yang diperankan oleh Aktor Reza Rahardian

Pantesan terkenal banget pemain nya aja Aktor indonesia terkenal.:)

Yukk yang baru cari tempat buat Hunting ini tempat yang cocok, Ada Ranje Hotel, Kereta Kuno dll

Cocok untuk foto pre Wedding dan untuk cover majalah

KP4 UGM ini bertempat di Kalitirto Berbah Sleman Yogyakarta

Tempatnya sejuk disekitaran ada hutan yang sangat hijau dan persawahan

detail

Titik Nol Km Jogja

Titik Nol Km Jogja

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Banyak orang bingung saat ditanya titik nol Yogyakarta. Sebagian beranggapan, titik nol kilometer yang dimaksud berada di keraton. Ada yang menduga itu adalah tugu jogja atau tugu pal putih. Sebagian lain beranggapan itu adalah Alun-alun Utara, atau malah di antara dua pohon Beringin yang berada di tengahnya. Semuanya tidak tepat. Letak titik nol kilometer berada di lintasan, antara Alun-alun Utara hingga Ngejaman di ujung Selatan Malioboro.

Sebuah papan peringatan resmi di depan bekas bangunan Senisono bisa menjadi petunjuk di mana tepatnya, Titik Nol Kilometer berada. Titik itu berada di sekitar perempatan jalan yang ada di depannya.

Tentang Kawasan Nol Kilometer Yogyakarta

Titik nol kilometer Kota Yogyakarta adalah sebuah titik yang menjadi patokan penentuan jarak antar daerah di Yogyakarta atau kota-kota lain di luar Yogyakarta.

Di manakah letak titik nol kilometer Kota Yogyakarta? Beberapa orang mungkin memiliki jawaban yang berbeda. Ada yang mengatakan bahwa titik nol kilometer tersebut berada di Keraton, Alun-alun Utara, atau malah di antara dua Pohon Beringin yang berada di tengahnya. Secara keseluruhan, letak titik nol kilometer berada di lintasan antara Alun-alun Utara hingga Ngejaman di ujung selatan Malioboro.

Sebuah papan peringatan resmi yang berada di depan bekas bangunan Senisono dapat menjadi petunjuk di mana tepatnya titik nol kilometer itu berada. Titik itu tentu berada di sekitar perempatan jalan yang ada di depannya. Pada akhir tahun 70-an hingga awal tahun 80-an, di tengah perempatan ini masih terdapat sebuah air mancur kota. Mungkin juga letak titik nol kilometer berada di lokasi air mancur ini.

Kawasan di sekitar titik nol kilometer ini adalah kawasan wisata sejarah berupa bangunan-bangunan kuno yang sering juga disebut loji, yaitu bangunan-bangunan tua yang besar peninggalan Belanda. Kawasan nol kilometer juga menjadi sentra perekonomian bagi masyarakat Yogyakarta karena letaknya yang memang strategis. Sebut saja kawasan Malioboro, Pasar Beringharjo, kawasan jalan Kyai Ahmad Dahlan, serta kawasan jalan Wijilan yang tak pernah sepi dan selalu dipadati wisatawan.

Saat malam hari, di sepanjang trotoar di sekitar perempatan jalan Jend. Ahmad Yani dan jalan KH Ahmad Dahlan menjadi tempat muda-mudi nongkrong menghabiskan malam dan juga menjadi tempat berkumpulnya komunitas-komunitas tertentu untuk berekspresi dan mencari inspirasi. Di area Monumen Serangan Umum Satu Maret yang juga masih berada di kawasan nol kilometer ini juga sering dipakai untuk konser musik.

Harga Tiket Masuk

  • Tidak ada

Cara Menuju Lokasi

  • Kawasan Nol Kilometer berada di ujung paling selatan Malioboro
  • Parkirkan kendaraan Anda di kantong-kantong parkir yang sudah disediakan, jangan parkir di area pedestrian atau trotoar 

Fasilitas

  • Area pedestrian
  • Tempat duduk
  • Area parkir
  • WC umum

detail

Pasar Klithikan Pakuncen

Pasar Klithikan Pakuncen

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Pasar Klitikan yang berada di wilayah kuncen merupakan pasar yang telah cukup terkenal di Yogyakarta. Pasar ini menjual barang-barang bekas maupun baru mulai dari onderdil motor, sepeda, mobil, kamera, sampai handphone. Banyak ruko yang dapat menjadi alternatif anda untuk memilih barang-barang yang anda perlukan. Meskipun barang yang dijual relatif lengkap, namun jangan sampai anda lupa untuk menawar harga barang yang ingin anda beli karena di klitikan anda dapat melakukan penawaran harga.

  Pasar Klitikanini sesungguhnya merupakan kumpulan penjual barang bekas yang berada di Jalan Mangkubumi. Karena wilayah berdagang mereka berada di pinggiran dan trotoar jalan di wilayah Mangkubumi sekitaran Tugu, maka pemerintah memiliki kebijakan untuk merapikan dagangan mereka dan memindahkannya pada satu tempat yaitu di PAsar Klitikan Kuncen, Wirobrajan, Yogyakarta. Tempat ini dapat menjadi referensi anda khususnya untuk mencari barang bekas yang mungkin sudah tidak tersedia di toko lagi.

detail

Candi Gebang

Candi Gebang

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Candi Gebang terletak di daerah Condongcatur, di sebelah selatan desa Gebang, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, lebih kurang 11 Kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Penemuan candi Hindu ini berawal dari ditemukannya patung Ganesha oleh penduduk setempat pada bulan November 1936. Berdasarkan penemuan itu, para arkeologis mulai melakukan penelitian tentang kemungkinan adanya sebuah candi di lokasi penemuan patung tersebut. Diasumsikan bahwa patung Ganesha tersebut merupakan bagian dari sebuah bangunan bangunan. Setelah dipastikan tentang adanya sebuah candi di lokasi tersebut, selanjutnya dilakukan penggalian, rekonstruksi dan pemugaran, yang dilangsungkan tahun 1937 sampai tahun 1939 di bawah pimpinan Van Romondt.

Tidak didapat informasi mengenai tentang latar belakang historis Candi Gebang. Hanya saja, ditilik dari keberadaan lingga, yoni dan arca Ganesha, dapat dipastikan bahwa Candi Gebang merupakan candi Hindu. Disamping itu, proporsi yang tinggi pada bagian kaki menandakan candi itu dibangun pada masa antara tahun 730-800 M.

Candi Gebang merupakan bangunan berdenah dasar persegi dengan ukuran 5.25 m x 5.25 m dengan tinggi 7.75 m memiliki. Bahan dasar yang digunakan untuk pembangunan candi adalah batu andesit. Tubuh candi berdiri di atas kaki setinggi sekitar 2 m. Tidak terdapat pahatan apapun pada bagian kaki candi.

Pintu masuk ke ruangan dalam tubuh candi terletak di sisi timur. Di kanan kiri pintu masuk terdapat relung tempat arca. Di relung utara terdapat arca Nandiswara sedangkan relung selatan dalam keadaan kosong. Konon di relung tersebut tadinya terdapat arca Mahakala. Di sisi barat (belakang) terdapat relung yang diisi dengan Arca Ganesha yang duduk di atas sebuah yoni dengan belalai mengarah ke utara.

Tidak ditemukan tangga untuk naik ke selasar di permukaan kaki candi. Walaupun terdapat dugaan, tangga tersebut dibuat dari bahan yang mudah rapuh, seperti kayu, namun belum didapat informasi yang pasti tentang ketiadaan tangga tersebut.

detail

Candi Kalasan

Candi Kalasan

Haaiii semua ???? jangan bingung mau liburan kemana, mending ke Yogyakarta aja.

Larisa Homestay menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat lho. Pluuussss FREE WIFI + BREAKFAST+ BIKE RENT... start from 100K
Tunggu apa lagi langsung reservasi aja, Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Candi Kalasan terletak di Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya sekitar 16 km ke arah timur dari kota Yogyakarta. Dalam Prasasti Kalasan dikatakan bahwa candi ini disebut juga Candi Kalibening, sesuai dengan nama desa tempat candi tersebut berada. Tidak jauh dari Candi Kalasan terdapat sebuah candi yang bernama Candi Sari. Kedua candi tersebut memiliki kemiripan dalam keindahan bangunan serta kehalusan pahatannya. Ciri khas lain yang hanya ditemui pada kedua candi itu ialah digunakannya vajralepa (bajralepa) untuk melapisi ornamen-ornamen dan relief pada dinding luarnya.

Umumnya sebuah candi dibangun oleh raja atau penguasa kerajaan pada masanya untuk berbagai kepentingan, misalnya untuk tempat ibadah, tempat tinggal bagi biarawan, pusat kerajaan atau tempat dilangsungkannya kegiatan belajar-mengajar agama. Keterangan mengenai Candi Kalasan dimuat dalam Prasasti Kalasan yang ditulis pada tahun Saka 700 (778 M). Prasasti tersebut ditulis dalam bahasa Sanskerta menggunakan huruf pranagari. Dalam Prasasti Kalasan diterangkan bahwa para penasehat keagamaan Wangsa Syailendra telah menyarankan agar Maharaja Tejapurnama Panangkarana mendirikan bangunan suci untuk memuja Dewi Tara dan sebuah biara untuk para pendeta Buddha. Menurut prasasti Raja Balitung (907 M), yang dimaksud dengan Tejapurnama Panangkarana adalah Rakai Panangkaran, putra Raja Sanjaya dari Kerajaan Mataram Hindu.

Rakai Panangkaran kemudian menjadi raja Kerajaan Mataram Hindu yang kedua. Selama kurun waktu 750-850 M kawasan utara Jawa Tengah dikuasai oleh raja-raja dari Wangsa Sanjaya yang beragama Hindu dan memuja Syiwa. Hal itu terlihat dari karakter candi-candi yang dibangun di daerah tersebut. Selama kurun waktu yang sama Wangsa Syailendra yang beragama Buddha aliran Mahayana yang sudah condong ke aliran Tantryana berkuasa di bagian selatan Jawa Tengah. Pembagian kekuasaan tersebut berpengaruh kepada karakter candi-candi yang dibangun di wilayah masing-masing pada masa itu. Kedua Wangsa tersebut akhirnya dipersatukan melalui pernikahan Rakai Pikatan Pikatan (838 - 851 M) dengan Pramodawardhani, Putra Maharaja Samarattungga dari Wangsa Syailendra.

detail

Museum Anak Kolong Tangga

Museum Anak Kolong Tangga

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Museum Mainan Anak ini diberi nama “Kolong Tangga” karena letaknya berada tepat di bawah tangga menuju concert hall Taman Budaya Yogyakarta. Lokasi Museum Anak Kolong Tangga ini berada di antara Taman Pintar dan Pasar Buku Bekas Jogjakarta (kalau dari arah Malioboro & Pasar Ngasem bisa ditempuh dengan berjalan kaki).

Walaupun ukurannya kecil, museum ini memiliki 400 koleksi mainan dari seluruh Indonesia dengan interior berwarna-warni cerah dan penuh dengan cahaya. Museum ini diprakarsai oleh Rudy Corens seorang warga Belgia yang bekerjasama dengan Yayasan Dunia Damai pimpinan Poppy Dharsono.

Mengapa yang dipamerkan berupa koleksi mainan tradisional?  Ini semua karena para pendiri Museum Anak Kolong Tangga menginginkan agar anak-anak Indonesia selalu mengenal tradisi dan budaya bangsa sendiri, yang salah satunya adalah melalui mainan dan permainan.  Mereka percaya bahwa  mainan dan permainan tempo dulu sangat jelas sekali sarat muatan pesan moral –nya yang  dapat dijadikan panutan dalam hidup dan bermasyarakat. Selain itu, mainan anak tempo dulu juga merupakan media yang tepat untuk belajar, baik materi, proses dan bahkan fungsi dari mainan itu sendiri.

Selain koleksi mainan, museum ini juga memiliki Perpustakaan Museum bernama 'Burung Biru' yang berlokasi di sekretariat Kolong Tangga di Demangan Kidul GK I/19 dan terbuka bagi siapa saja terutama anak-anak. Di Perpustakaan Burung Biru ini setiap dua kali seminggu pada sore hari semua anak bisa datang untuk membaca buku, mendengarkan dongeng ataupun menyaksikan sejumlah film anak.

Yang di pamerkan di dalam museum mainan anak ini, hampir 90% adalah mainan-mainan tradisional tempo dulu, tetapi ada juga beberapa mainan jaman sekarang dan koleksi mainan dari manca negara, namun sebatas sebagai bahan referensi atau perbandingan saja, dan jumlahnya hanya beberapa.

Selain mainan dan permainan tempo dulu, di Museum Anak Kolong Tangga juga ditampilkan beberapa koleksi vintage seperti buku-buku cerita lama, komik, poster, photo-photo serta umbulan cetakan lama. Kedua hal tersebut merupakan inti dari isi Museum Anak Kolong tangga, yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia anak tempo dulu.

detail

Museum Dirgantara

Museum Dirgantara

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Museum Dirgantara Mandala merupakan museum yang dikelola oleh TNI Angkatan Udara dan menyajikan secara lengkap tentang sejarah penerbangan dan dunia aviasi di Indonesia. Di museum ini wisatawan bisa menyaksikan beragam koleksi alutista dan pesawat mulai dari pesawat sipil, pesawat tempur, hingga rudal TNI AU.

Sebagai basecamp sekaligus kota kelahiran TNI AURI, Yogyakarta memiliki sebuah museum dengan koleksi kedirgantaraan yang paling lengkap di Indonesia. Museum tersebut adalah Museum Dirgantara Mandala. Beragam pesawat yang memiliki peranan penting dan pernah berjasa dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia disimpan di museum ini. Karena itu, Museum Dirgantara merupakan salah satu tempat yang wajib Anda datangi saat berkunjung ke Yogyakarta.

Berada satu lokasi dengan kompleks perumahan, perkantoran, dan pusat pendidikan TNI AU, Museum Dirgantara memiliki halaman berumput hijau yang sangat luas dan sejuk. Dulunya Museum Pusat TNI AU ini berlokasi di Jakarta, namun mengingat bahwa Yogyakarta adalah tempat kelahiran TNI AU maka museum pun dipindah ke kompleks Lanud Adisutjipto.

Mengunjungi Museum Dirgantara Mandala adalah hal yang sangat menarik. Pengunjung dapat melihat koleksi lengkap kedirgantaraan di Indonesia serta menyaksikan betapa pemberaninya pilot-pilot Indonesia pada zaman perjuangan kemerdekaan. Di museum ini terdapat 38 koleksi pesawat, baik pesawat tempur maupun pesawat sipil.

Beberapa pesawat yang memiliki nilai sejarah tinggi antara lain replika pesawat Dakota VT-CLA milik perusahaan penerbangan India yang ditembak jatuh oleh Belanda di Ngoto saat hendak mendarat di Maguwo, pesawat Guntei bersayap ganda bekas tentara Jepang yang digunakan untuk melakukan pengeboman pertama dalam sejarah TNI AU, serta koleksi pesawat Mustang yang digunakan untuk menggempur Permesta.

Selain koleksi pesawat, di museum yang gedungnya dibagi menjadi 6 ruang ini pengunjung juga bisa menyaksikan koleksi lainnya. Di tempat ini terdapat koleksi foto, lukisan, tanda kehormatan, pakaian dinas, buku, senjata api, senjata tajam, mesim pesawat, radar, bom atau roket, parasut, hingga diorama yang disusun berdasarkan kronologi peristiwa. Salah satu koleksi menarik adalah diorama Satelit Palapa dan pesawat ruang angkasa Challenger yang mengorbitkan pesawat tersebut.

Hal yang menyenangkan lainnya saat mengunjung Museum Dirgantara selain menyaksikan aneka koleksinya yang menarik, wisatawan juga bisa naik ke beberapa pesawat yang memang diijinkan untuk dinaiki. Bahkan wisatawan juga bisa menyewa pakaian pilot dan bergaya di dalam pesawat laksana pilot sungguhan. Di museum ini juga terdapat wahana simulasi menerbangkan pesawat.

Lokasi dan Akses

Museum Dirgantara Mandala terletak di dalam kompleks TNI Angkatan Udara Republik Indonesia, Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. Meskipun lokasinya agak tersebunyi, wisatawan bisa menemukan museum ini dengan mudah. Dari fly over janti silahkan menuju Ring Road Timur, sesampainya di depan SMA Angkasa belok ke kiri. Jika naik bis kota wisatawan bisa turun di SMA Angkasa dan jalan kaki sekitar 200 meter menuju museum.

Jam Kunjung dan Harga Tiket

Museum Dirgantara Mandala buka pada hari Senin – Minggu dari pukul 08.30 – 15.00 WIB. Tiket perorangan sebesar Rp 3.000, jika rombongan (30 orang ke atas) Rp 2.000. Berhubung lokasinya di kompleks TNI AU, maka setiap wisatawan yang berkunjung wajib membawa identitas diri yang masih berlaku dan lapor kepada petugas jaga. Bagi rombongan yang ingin berkunjung ke museum ini bisa menghubungi pengelola museum di nomor 0274 484453.

detail

Candi Ijo

Candi Ijo

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Setelah jalan-jalan di Candri Banyunibo, Anda bisa melanjutkan perjalanan Anda ke Candi Ijo di Sleman, Yogyakarta. Tidak seperti Candi Banyunibo, perjalanan ke Candi Ijo sedikit memerlukan tenaga ekstra, Anda harus menghadapi jalanan aspal yang menanjak yang sedikit berliku.

Setelah berjuang melawan aspal, Anda masih harus berjalan kaki beberapa jam mengarungi jalan setapak menuju perbukitan tinggi dimana Candi Ijo berada.

Lokasi bangunan Candi Ijo ini tidak begitu jauh dari Situs Keraton Ratu Boko yang sangat terkenal itu. Jadi Anda bisa sekaligus mengunjungi tiga tempat wisata yang memiliki nilai sejarah yang tinggi dalam sekali perjalanan, mulai dari Situs Keratoon Ratu Boko, Candi Banyunibo dan Candi Ijo.

Jika dibandingkan dengan komplek candi Banyunibo, kompleks candi Ijo jauh lebih indah, tapi sayangnya akses jalan yang belum diperbaiki oleh pemerintah setempat menjadi hambatan tersendiri, padahal objek wisata yang satu ini bisa menjadi sumber pendapatan daerah yang sangat menjanjikan.

Di komplek percandian ini hanya ada satu candi yang berdiri kokoh, yang lainnya telah hancur dimakan usia dan sepertinya belum direstorasi oleh pemerintah setempat.

Jika Anda masuk kedalam, Anda akan melihat tiga buah candi perwara berukuran sama berada dalam posisi sebaris, sebuah lokasi yang sangat tepat untuk berfoto-foto, jadi siapkanlah kamera terbaik Anda saat mengunjungi Candi Ijo ini.

Jika masuk lebih ke dalam, Anda akan menemukan Lingga Yoni berukuran cukup besar, sepertinya Candi Ijo ini adalah tempat pemujaan bagi para pengikut Hindu Siwa di masa lampau.

Menurut keterangan yang ada, Candi Ijo dibangun pada jaman Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno, antara abad ke-VIII dan ke-X.

detail

Waterpark Galuh Tirtonirmolo

Waterpark Galuh Tirtonirmolo

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Kolam Renang Tritonirmolo adalah kolam renang yang terletak di daerah Klaten, Jawatengah, berbatasan dengan kecamatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), (dari candi Prambanan, terus saja ke arah Solo kurang lebih 1 km). Jadi sebetulnya bukan termasuk wisata wilayah Jogyakarta, hanya saja karena jaraknya sangat dekat dengan Yogya, jadi saya masukkan di sini. Untuk mencari tempat ini cari saja candi Prambanan, lalu tanya di sana, semua pasti tahu.

Kolam renang Tirtonirmolo, bersebelahan dengan hotel Galuh. Kelihatannya kolam renang ini merupakan fasilitas hotel tersebut. Bagi para turis/wisatawan yang nginap di hotel Galuh, maka mereka bisa gratis untuk berenang, tinggal nyebrang lewat pintu samping yang  hanya beberapa meter di sebelahnya. Banyak turis-turis lokal yang ikut biro perjalanan atau ikut travel wisata yang nginap di hotel ini, juga memanfaatkan kolam renang ini.

Harga Tiket masuk ke kolam renang ini pada hari Minggu adalah Rp 10.000. Pada hari Senin hingga hari Saptu, menurut salah satu pengawinya, harga tiketnya lebih murah, hanya saya lupa menanyakannya. Dengan biaya sebesar itu, kita sudah bisa menikmati 12 jenis aneka bentuk kolam renang. 1 buah kolam renang induk (besar) biasanya untuk orang dewasa, kolam renang lainnya antara lain :
-    1 kolam renang berbentuk sungai yang meliuk-liuk,
-    1 kolam renang dihiasi kepiting raksasa.
-    1 kolam renang yang ada water byuuur-nya
-    1 kolam renang dengan payung raksasa
-    1 kolam renang dengan payung kecil
-    1 kolam renang untuk balita
-    1 kolam renang dengan 3 seluncur yang cukup tinggi.

Fasilitas lain yang bisa dimanfaatkan adalah :
-    panggung hiburan, yang penyanyi dan pemain musiknya disediakan oleh pihak pengelola/manajemen, namun para pengunjung boleh ikut bernyanyi, bahkan kerap diajak oleh artinya.
-    Areal balap mobil kecil, bombom car atau gokart, kelihatannya untuk even-even tertentu.
-    Bombom car atau gokart, kelihatannya ini untuk even-even tertentu.
-    Kereta air
-    Taman anak (taman bola, video game dsb)
-    Penginapan
-    Tempat solat
-    Kuliner yang jumlahnya cukup banyak, seperti bakso, tela krezz, aneka burger, nasi ayam kampong, soto, gado-gado, mie ayam, teh poci, hoka hoka bento, dll.
-    Pijat refleksi dengan harga perjam Rp. 20.000
-    Komidi putar
-    Flying Fox (Seluncur tali)

Di setipa sisi kolam renang ada semacam rumah-rumahan yang jumlahnya cukup banyak, sekitar 6 kalau tidak salah. Setiaprumah menghadap kea rah kolam renang, rumah yang terbuat dari bambu, dan anyaman, kesannya natural, rumah bambu ini bisa di sewa untuk istirahat atau untuk penginapan, dilengkapi ac, tempat tidur, teras dilengkapi 2 buah  kursi yang juga menghadap ke kolam renang. Setiap rumah-rumahan itu diberi nama antara lain : Onto Rejo, Parikesit, dll
Di sini ada juga fasilitas ruang pertemuan yang bernama Sadewo

Di pinggiran kota itu yang berbatasan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tepatnya di kecamatan Prambanan, Taman Bermain Anak Tirtonirmolo, menjadi alternatif tempat mereka dan keluarganya mengisi waktu senggang menikmati beragam wahana permainan di sana.

Dengan Fasilitas yang lumayan lengkap dan harga tiket masuk yang relatif terjangkau, membuat Taman Bermain Anak Tirtonirmolo menjadi alternatif tempat bermain bagi masyarakat sekitar dan menjadi wahana kebanggaan masyarakat Klaten. (IvanS)

detail

Pyramid Cafe Yogyakarta

Pyramid Cafe Yogyakarta

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Pyramid Cafe merupakan salah satu cafe di daerah Yogyakarta tepatnya terletak di Jalan Parangtritis km.5. Pyramid cafe didesain menyerupai kubah piramid yang ada di Mesir.

detail

Candi Abang

Candi Abang

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Apabila anda ingin mengisi liburan di Yogyakarta dan ingin mengenal nuansa pedesaan maka Desa Wisata Candi Abang bisa menjadi tujuan alternatif wisata anda. Lalu apa yang menarik dari desa wisata ini?

Desa wisata ini menawarkan keindahan alam nuansa pedesaanyang memiliki perbukitan. Sehingga bagi anda yang ingin menikmati desa dengan nuansa perbukitan dan bisa menikmati keindahan alam pertanian dan perkebunan, Desa Wisata Candi Abang memang pilihan tepat.

Tidak hanya itu, desa wisata ini juga terdapat lokasi bersejarah seperti Candi Abang yang merupakan peninggalan Hindu, Goa Sentana/Sentono, Goa Jepang dan juga Gunung Suru yang menurut mitos adalah istana tuyul. Peninggalan-peninggalan sejarah tadi menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Candi Abang Bukit Teletubies

Jika anda mengunjungi desa wisata ini anda berkesempatan untuk melihat lebih dekat yaitu Candi Abang.Lokasi Candi Abang berada di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman Yogyakarta.Candi Abang berada di puncak bukit di pinggir jalan desa, 1,5 kilometer sebelah Barat Jalan Raya Jogja-Piyungan. Akses ke lokasi bagus.

Ukuran alas Candi Abang adalah 36 x 34 meter, dan tingginya belum bisa diperkirakan. Candi ini berbentuk seperti piramida, dengan sumur di tengahnya. Di candi ini, terdapat tangga,masuk dan dibuat dari batu putih alias gamping. Selain itu, ada sebagian batu-batu andesit yang belum diketahui fungsinya.

detail

Rumah Teletubbies Prambanan

Rumah Teletubbies Prambanan

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Desa Teletubbies di Prambanan. Jogjaaaaaaaa.. sebuah kota kecil nan asri yang selalu di jadikan tujuan bagi kamu, kamu, dan kamu para traveller sejati. Kota yang tekenal dengan wisata pantai eksotisnya yang ada di wonosari, wisata belanjanya di sepanjang jalan malioboro, terus segarnya udara di lereng merapi. Tapi mungkin kamu belum pernah denger ya mengenai Desa Teletubbies di Prambanan? Penasaran sama desa ini? Dan

Kenapa bisa di namain Desa Teletubbies?

Kamu masih ingat serial televisi waktu kita anak-anak dengan tokohnya seperti Tinky Winky, Dipsy, Lala, dan Po? Itu lhooo 4 boneka lucu berwarna ungu, merah, hijau, dan kuning yang dilengkapi kayak televisi di perut mereka. Nhah didalam serial tersebutkan mereka tinggal di sebuah rumah unik berbentuk separuh bola atau dome.

Pernah nggak sih, kamu kepikiran buat tinggal di rumah kayak gitu pas waktu kecil? pasti pengenkan yaaa :p nhah sekarang ada nih di Jogja, rumah-rumah semacam itu. Persis kayak di serial Teletubbies itu.

Terletak di Dusun Ngelepen, Desa Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, sebuah dusun yang terletak di antara jalur Prambanan – Piyungan. Jadi kalau kamu dari pusat kota jogja langsung aja ambil jalan ke arah solo atau candi prambanan. Nhah nanti, di pertigaan pas candi belok ke kanan ke arah piungan. Mulai dari situ nanti ada petunjuk arah ke desa ini. Kalau tersesat, tanya penduduk sekitar aja :D.

Nhah di desa ini kamu bakal nemuin perkampungan yang rumah-rumah penduduknya menyerupai rumah teletubies tersebut. Komplek rumah-rumah tersebut dikenal dengan nama Kompleks Rumah Dome. Namun banyak juga orang yang menyebutnya Desa Teletubbies. Ya, hal ini dikarenakan semua bangunannya berbentuk dome/kubah.

Keberadaan rumah-rumah ini tentu bukan tanpa alasan. Rumah dome ini awalnya dibangun sebagai tempat tinggal warga Desa Ngelepen yang sebagian besar rata dengan tanah pasca gempa besar yang melanda Yogyakarta pada tahun 2006. Oleh karena itu, para penduduk desa Nglepen dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Lembaga Masyarakat Non-Pemerintah dan Domes for The World Foundation memberikan bantuan berupa rumah kepada penduduk Ngelepen pada bulan September 2006. Donatur tunggal dari pembuatan rumah tersebut adalah Ali Alabar, seorang pemilik Emaar Property Dubai.

Rumah Teletubbies di Yogyakarta ini diresmikan oleh Menteri Pemukiman Hidup, Prof. Dr. Alwi Sihab. Acara peresmian dan penyerahan rumah Teletubbies dilakukan pada tanggal 29 April 2007. Perkampungan baru ini kemudian diberi nama New Ngelepen.

Bentuk rumah yang unik membuat kampung teletubbies ini ramai dikunjungi wisatawan. Mereka penasaran akan isi dari rumah dome. Meski bentuknya kecil, ternyata rumah dome memiliki beberapa ruang. Bahkan rumah dome ini juga terbagi menjadi dua lantai. Saat panas terik udara di rumah dome terasa dingin, dan saat hujan lebat penghuninya akan merasa hangat.

Arsitektur rumah ini dirancang tahan gempa dan tahan api. Ada hal unik yang bakal kamu temui waktu di kampung Teletubbies. Walaupun bangunan rumah mereka dibuat cukup modern dan ditata dengan seragam, namun ada kebiasaan masyarakat khas pedesaan Jogja yang masih melekat sampai sekarang. Dahulu rumah dan tanaman hias yang hidup di kampung ini terdiri dari pohon palem dan cemara, namun seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat yang rata-rata sebagai petani kembali melakukan kebiasaan lama mereka. yaitu menanam pohon pisang, pohon jagung, pohon jambu, kersen (talok) dan sebagainya di sekitar pekarangan rumah. Tanaman seperti ini dirasa lebih menghasilkan dibandingkan dengan pohon palem maupun cemara yang dahulu sempat ditanam. Kebiasaan unik lain adalah warga yang menjemur gabah di pinggir jalan maupun di area pekarangan.

Walaupun bangunan rumah di perkampungan ini cukup modern, namun kearifan lokal serta kebiasaan masyarakat masih belum berubah, masih sama seperti sebelum terjadinya gempa yang menghancurkan rumah mereka. Keramahan dan kehangatan masyarakat dusun ini pun masih cukup kental terasa. Hal ini terlihat dari sikap mereka yang ramah dan tanpa canggung mempersilahkan saya untuk masuk menengok keadaan di dalam rumah.

detail

Hutan Pinus Mangunan

Hutan Pinus Mangunan

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Kalau kita ingin berlibur dengan nuansa berbeda dari yang biasa kita temui di Jogja, maka kunjungilah Hutan Pinus Imogiri Bantul. Hutan pinus ini letaknya berdekatan dengan kebun buah mangunan Imogiri. Para pengunjung menganggap Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus Imogiri sebagai satu paket wisata karena jaraknya yang dekat. Disepanjang jalan menuju kawasan Hutan Pinus Imogiri ini suasananya bisa dibilang agak ghotic tetapi udaranya sangat sejuk. Untuk hutan pinus imogiri ini sendiri memiliki keistimewaan yaitu  kalau kita berada di hutan ini rasanya seperti berada di forks syuting film Twilight karena tanahnya itu berwarna coklat kemerahan dengan ditumbuhi banyak pohon pinus yang ketinggiannya bisa mencapai puluhan meter.

Di hutan Pinus Imogiri ini terkenal keindahannya dan keunikannya sehingga tidak jarang hutan pinus ini dijadikan tempat untuk foto hunting suatu brand, sampai pernah dipakai untuk syuting film layar lebar atau FTV oleh beberapa stasiun TV nasional. Di hutan pinus ini kegiatan yang bisa kita lakukan selain berfoto ria kita juga bisa mendirikan tenda untuk bercamping bersama keluarga pasangan maupun teman. Hutan pinus imogiri ini akan terlihat sangat memukau apabila kita berkunjung pada pagi hari. Kita bisa merasakan hawa segar hutan yang masih tertutup kabut tetapi di sela-sela kanopi pohon terpancar sinar matahari yang menembus sampai ke dasar tanah.


detail

Pantai Klayar Pacitan

Pantai Klayar Pacitan

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Pantai Klayar berada di Kecamatan Donorojo, sekitar 35 km ke arah barat Kota Pacitan, dan dapat dicapai sekitar 60 menit dari kota pacitan

Klayar adalah pantai eksotik dengan hamparan pasir putih, batu karang yang menyerupai Sphinx, karang bolong, seruling laut dan air mancur alami setinggi 10 meter.

Perjalanan menuju ke pantai Klayar adalah sebuah tantangan bagi mereka yang suka akan kegiatan luar ruangan, karena jalan yang harus diakses terbilang sempit dan rusak di beberapa bagian. Ditambah lagi, terdapat kelokan tajam serta rute yang naik turun perbukitan dengan tanjakan dan turunan yang cukup ekstrim. Namun demikian, keindahan pemandangan bukit dan lembah hijau akan menemani sepanjang perjalanan.

Pantai ini terbilang masih sangat sepi, dan hanya akan terlihat beberapa nelayan yang sedang melaut saat hari biasa. Hamparan pasir putih membentang dengan ombak sejernih kristal memecah di bibir pantai,dan diapit bukit-bukit karang di kanan dan kirinya.

detail

Pantai Watu Karung Pacitan

Pantai Watu Karung Pacitan

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Pantai Watu Karung adalah nirwana. Pesona keindahan pantainya sangat luar biasa dengan pulau-pulau karang, air laut biru kehijauan, pantai bersih dengan pasir putih yang lembut, serta 2 surf spots yang menawarkan barrel serta ombak kelas dunia.

Perjalanan menuju Pantai Watu Karung (WK) tidaklah mudah. Tersembunyi di salah satu titik sepanjang garis pantai selatan Pacitan (Jawa Timur, Indonesia), Pantai Watu Karung bisa dicapai dengan sepeda motor ataupun mobil sewaan melalui jalan berkelok naik turun perbukitan. Satu jam perjalanan terasa tidak ada hentinya, membuat YogYES bertanya-tanya berapa lama lagi kami akan sampai disana. Bahkan setibanya di desa bernama Watu Karung, tetap tidak ada tanda-tanda keberadaan pantai. Dan tiba-tiba muncullah sebuah pelabuhan dengan puluhan perahu kecil di depan kami. Tempat ini juga menjadi tempat pelelangan ikan para nelayan sekitar. Namun perjalanan belum berakhir karena surf spots berada di tempat yang berbeda.

Melewati jalan sempit dengan rumah-rumah penduduk di kanan kirinya, mendadak sepeda motor kami terhenti karena tanah tiba-tiba berganti dengan pasir. Di depan sana sebuah pantai cantik dengan ombak berwarna biru kehijauan membentang. Hamparan pasir putihnya terasa sangat lembut. Pulau-pulau karang menghiasi lepas pantainya. Sinar matahari yang bersinar cerah dan langit biru membuat semuanya semakin sempurna. Pantai Watu Karung adalah nirwana.

Di balik keindahannya, Pantai Watu Karung ternyata memiliki ombak yang luar biasa. Dengan tipe reef break dan dasar laut berupa batu karang, pada saat-saat tertentu Pantai Watu Karung bisa menghasilkan barrel yang akan membuat surfer serasa berada di surga. Baik surfer dengan goofy style maupun natural bisa berselancar di sini karena Pantai Watu Karung memiliki ombak kanan dan kiri. Tempat ini juga belum terlalu ramai, sehingga surfer bisa mengejar ombak dengan leluasa. Angin offshore biasanya datang pada bulan April - Oktober, menjadikan bulan-bulan ini adalah saat-saat terbaik untuk bercengkerama dengan barrel Watu Karung. Tahun 2009 lalu, peselancar top Indonesia Rizal Tanjung mengajak Bruce Irons, juara Rip Curl Pro Search 2008 untuk menjajal dan membuktikan bahwa ombak Pantai Watu Karung adalah ombak kelas dunia.

detail

Desa Wisata Ketingan

Desa Wisata Ketingan

Liburan ke Jogja mahal ?? Siapa bilang ^^
Cukup 110rb lho, mau ? Ayo langsung kesini
Hub kami :+62-898-677-5346 / +62744987811 pin bbm: 7ffc2323

Rencanakan liburan Anda seindah mungkin bersama kami Larisa Homestay
Larisa Homestay

Sejarah desa wisata ini bermula dari peresmian jalan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada tahun 1997. Pada saat acara itu berlangsung tiba -tiba banyak sekali burung Kuntul/Blekok datang ke desa itu, semakin hari burung itu bertambah banyak dan bersarang di pohon - pohon desa ini sampai sekarang. Ketika sore hari, burung - burung tersebut bisa mencapai ribuan ekor. Sejak tahun 2000, desa ini diresmikan sebagai desa wisata oleh Sri Sultan.

Burung-burung tersebut datang saat musim penghujan saat mereka memasuki musim kawin. Pada awalnya warga Ketingan khawatir akan keberadaan kawanan burung Kuntul yang bermigrasi ke kampung mereka ini. Warga takut jika burung-burung ini akan mengganggu tanaman padi atau pohon melinjo yang menjadi sumber utama penghidupan mereka. Tetapi ternyata keberadaan burung-burung itu tidak merusak tanaman dan malah burung-burung tersebut menjadi sebuah obyek wisata yang menarik minat banyak wisatawan.

Hingga saat ini, warga Ketingan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap keberadaan komunitas burung Kuntul yang berhabitat di daerah mereka. Komitmen dan kepedulian menjaga lingkungan dan habitat inilah yang mengantarkan dusun ini menjadi salah satu dusun konservasi di Yogyakarta. Burung ini mulai tinggal dengan nyaman di beberapa jenis pohon seperti pohon johar, pohon mlinjo, pohon adem-adem ati, pohon bambu, pohon nangka dan pohon flamboyan.


Mengamati Kuntul Sambil Bertani

Keberadaan kawanan Burung Kuntul di Dusun Ketingan ini menjadi sebuah obyek wisata yang menarik minat banyak wisatawan. Terutama bagi mereka yang menyukai dunia binatang. Wisatawan juga dapat mengikuti kegiatan warga sehari-hari seperti bertani di sawah, mengikuti kegiatan seni tradisional, dan juga mengikuti kegiatan praktek membuat makanan dan minuman khas warga setempat.

Jika ingin bermalam di desa wisata ini, maka sejumlah rumah warga dapat disewa sebagai home stay. Pada saat malam hari, wisatawan dapat mendengar suara jangkrik dan kodok, juga melihat kunang-kunang yang mungkin jarang ditemukan di perkotaan.

Fasilitas

1. Pemandu lokal
2. Menara pengamatan burung
3. Tempat menginap ala pedesaan (30 rumah, kapasitas 70 orang. Biaya Rp 50.000,00/org/hari)
4. Makanan dan Minuman Khas Dusun Ketingan
5. Tersedia kendaraan antar jemput (bila dibutuhkan)
 
Lokasi

Desa wisata Ketingan terletak di Dusun Ketingan, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Sleman, Yogyakarta. Desa wisata Ketingan ini terletak 3 Km dari jalan Magelang.

detail

Desa Wisata Tembi Village

Desa Wisata Tembi Village

Welcome Yogyakarta ^^
http://www.larisahomestay.com/

Larisa Homestay adalah homestay sederhana yang terletak di Desa Kadirojo, Sambisari Sleman, Yogyakarta. Dekat Candi Sambisari dan Bandara Adisutjipto.

Menawarkan suasana pedesaan, santai, dan cukup tempat . Di pagi hari, menikmati udara segar disertai oleh suara ayam berkokok dan kicau burung.

Jogging di sekitar candi Sambisari dan sekalian menikmati Saoto Bathok (makanan tradisional jogja) di tengah sawah hijau menyajikan anda pengalaman yang tak terlupakan di Yogyakarta.


Ayo tunggu apalagi, langsung hub 0898-6775346


- Rencanakan libuaran Anda seindah mungkin bersama kami -

Desa Wisata Tembi, atau yang juga familiar dengan sebutan “Dewi Tembi”, adalah sebuah lokasi wisata berbasis pedesaan yang terletak di Jl. Parangtritis kilometer 8.5, Sewon, Bantul – Yogyakarta.

Dengan hanya berjarak tempuh sekitar 15 menit dari Malioboro dan pusat kota Yogyakarta, lokasi Dusun Tembi tidaklah terlalu sulit untuk dicapai. Juga karena akses jalan Parangtritis yang cukup mudah – Anda hanya perlu mencari plang bertuliskan “TEMBI” apabila akan melintas pada kilometer 8.5.

Dewi Tembi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan pelayanan seperti Front Office, Homestay, dan juga areal yang relatif luas sehingga Anda bisa bermain, berwisata, namun juga belajar sekaligus bersosialisasi bersama warga Tembi yang siap menerima Anda dengan ramah.

Keberadaan Tembi sebagai sebuah desa wisata pada awalnya adalah sebuah gagasan unik dari menteri kebudayaan Indonesia, yang melihat potensi yang dimiliki Tembi sebagai sebuah desa kerajinan dan desa homestay. Tembi dengan jumlah penduduk 911 jiwa (berdasarkan data dari KKN Tematik II UAJY 2008), mempunyai rumah homestay yang siap huni sebanyak 38 rumah. Dalam rumah-rumah homestay tersebut, para pelancong/wisatawan dapat menikmati beberapa fasilitas standar kamar khas pedesaan, yang sekiranya mempunyai daya tarik yang lain daripada rumah homestay pada umumnya. Dengan begitu, wisatawan dapat mengalami pengalaman wisata yang berbeda yaitu wisata pedesaan.

Akhir kata, datang dan nikmatilah keindahan alam Tembi sambil berwisata bersama teman dan kerabat Anda.

detail